Sukses

sirplus-sirup-100-ml-strawbery

Pengertian

SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY merupakan obat bebas yang mengandung Gula alami,sirup rasa strawberry. SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY digunakan sebagai bahan tambahan pada pembuatan obat. SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY biasanya digunakan sebagai pelarut obat untuk anak-anak yang tidak dapat meminum tab . SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY berfungsi untuk menutupi rasa pahit pada obat, sehingga memudahkan anak-anak untuk meminum obat karena memiliki rasa strawberry yang disukai anak. SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY mengandung gula alami sehingga tidak merusak atau mempengaruhi khasiat dari obat.

Keterangan

  • Golongan: Obat bebas
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Gula alami,sirup rasa strawberry
  • Bentuk: S
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Farmasi: Meprofarm PT

Kegunaan

SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY merupakan obat bebas yang digunakan sebagai :

  • Pemanis tambahan pada obat
  • Pelarut obat

Dosis & Cara Penggunaan

SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY  merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Bebas sehingga pada setiap pembelian nya tidak harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY sesuai dengan dosis obat yang dicampurkan.

Aturan penggunaan SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY sebagai berikut :

Campurkan 1 bagian obat dengan 3 bagian sirplus sirup/granul atau secukupnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY hanya mengandung pemanis asli sehingga tidak menyebabkan efek samping dan juga tidak merusak sifat obat yang dicampurkan.

Hati-hati penggunaan SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY pada : Penderita diabetes.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan SIRPLUS SIRUP 100 ml STRAWBERY kedalam kategori A dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi kontrol pada wanita tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin pada kehamilan trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester selanjutnya), dan sangat rendah kemungkinannya untuk membahayakan janin.

Artikel
    Penyakit Terkait