Sukses

sifrol-0125mg

Pengertian

SIFROL 0.125MG Merupakan obat yang mengandung  Pramipexole. SIFROL 0.125MG adalah obat yang digunakan sendiri atau dengan obat lain untuk mengobati penyakit Parkinson. SIFROL 0.125MG dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk bergerak dan menurunkan goncangan (tremor), kekakuan, gerakan melambat, dan ketidakseimbangan. SIFROL 0.125MG juga dapat menurunkan jumlah kejadian Anda tidak bisa bergerak (“sindrom on-off”). SIFROL 0.125MG juga digunakan untuk mengobati kondisi medis tertentu misalnya restless legs syndrome (RLS) yang menyebabkan dorongan luar biasa untuk menggerakkan kaki. Gejala biasanya terjadi pada malam hari bersama dengan perasaan tidak menyenangkan atau tidak nyaman di kaki. SIFROL 0.125MG dapat mengurangi gejala tersebut sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur. Pramipexole merupakan agonis dopamin yang bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu (dopamin) di otak.

 

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Pramipexole
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Boehringer Ingelheim Indonesia PT

Kegunaan

SIFROL 0.125MG digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, dan perbaikan penyakit, kondisi dan gejala berikut ini:

  • Penyakit Parkinson (Penyakit Parkinson adalah degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Gejala yang banyak diketahui orang dari penyakit Parkinson adalah terjadinya tremor atau gemetaran)
  • Sedang untuk kaki gelisah parah
  • Sakit kepala
  • Disfungsi seksual yang terkait dengan antidepresan
  • Depresi klinis
  • Fibromyalgia (Fibromyalgia adalah intoleransi terhadap stres dan rasa sakit yang mungkin disebabkan oleh faktor genetik )

Dosis & Cara Penggunaan

SIFROL 0.125MG merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan SIFROL 0.125MG juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan SIFROL 0.125MG sebagai berikut :

Untuk dosis awal diminum 0.375 mg/hr dibagi dlm 3 dosis. Dosis dapat ditingkatkan tiap 5 sampai 7 hari sampai maks 4.5 mg/hr. Untuk dosis pemeliharaan diminum 0.375-4.5 mg/hr. Atau sesuai petunjuk dokter

SIFROL 0.125MG dapat diminum sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, SIFROL 0.125MG diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum nama dagang, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan SIFROL 0.125MG antara lain :

  • mengantuk ekstrem, jatuh tertidur tiba-tiba, bahkan setelah mendengar peringatan
  • mual, berkeringat, merasa pusing, pingsan
  • halusinasi
  • nyeri otot, tertekan, atau letih dengan demam atau gejala flu dan urin berwarna gelap
  • nyeri dada, batuk berdahak putih atau merah muda (lendir), mengi
  • perasaan sesak napas (bahkan dengan tenaga ringan), bengkak, kenaikan berat badan yang cepat
  • merasa lemah atau lelah, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan yang cepat
  • detak jantung cepat atau tidak teratur
  • tremor, kedutan atau gerakan tak terkendali dari Anda mata, bibir, lidah, wajah, lengan, atau kaki.
  • Sakit kepala, pusing, sensasi berputar
  • Bengkak di tangan atau kaki
  • Perubahan nafsu makan atau berat badan
  • Penglihatan kabur
  • Masalah tidur (insomnia), mimpi yang tidak biasa
  • Amnesia, lupa, memikirkan masalah atau
  • Impotensi, kehilangan hasrat seks, atau kesulitan mengalami orgasme.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan SIFROL 0.125MG dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan SIFROL 0.125MG pada : Gangguan ginjal, gangguan psikotik. Wanita Hamil dan menyusui.

Konta indikasi dari penggunaan SIFROL 0.125MG antara lain:

Hindari penggunaan SIFROL 0.125MG pada pasien yang hipersensitive terhadap Pramipexole.

Interaksi obat SIFROL 0.125MG antara lain:

Hindari penggunaan SIFROL 0.125MG bersamaan dengan Simetidin, amantadin, antipsikotik, sedatif atau alkohol (efek aditif).

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan SIFROL 0.125MG kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung SIFROL 0.125MG  seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait