Sukses

sibelium-10-mg-tab

Pengertian

SIBELIUM 10 MG TAB merupakan obat yang mengandung Flunarizin. SIBELIUM 10 MG TAB digunakan untuk adalah obat yang biasa digunakan untuk mencegah serangan migren, gangguan organ keseimbangan di telinga, dan gangguan pembuluh darah di seluruh tubuh yang bisa menyebabkan munculnya gejala pusing, tinitus, vertigo, gangguan konsentrasi, kebingungan mental, gangguan ritme tidur, parestesia, gangguan tropik, ekstremitas (tangan dan kaki) terasa dingin, kram saat berjalan atau berbaring.SIBELIUM 10 MG TAB juga efektif mengurangi frekuensi serangan serta tingkat keparahan migren. Namun, SIBELIUM 10 MG TAB tidak efektif jika dikonsumsi untuk mengobati serangan migren akut. Agar terhindar dari serangan migren, penderita harus mengonsumsi flunarizin secara terus menerus. Mekanisme kerja dari SIBELIUM 10 MG TAB yaitu penghambat kanal calcium yang bekerja dengan cara menghambat konsentrasi calcium yang berlebihan dengan cara menurunkan pemasukan calcium ke dalam sel melalui kanal calcium. SIBELIUM 10 MG TAB diabsorpsi baik di usus. Kadar puncak dalam plasma setelah 2-4 jam pemberian oral. Konsentrasi obat di jaringan, terutama di jaringan lemak dan otot rangka beberapa kali lebih tinggi daripada kadarnya di dalam plasma darah. SIBELIUM 10 MG TAB dan metabolitnya diekskresi terutama melalui feses. Pencegahan terbaik untuk migrain adalah dengan menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur, olahraga teratur, pola makan sehat, batasi konsumsi minuman keras, dan kafein,  menghindari konsumsi obat-obatan tertentu, seperti pada wanita yang mengidap migrain, disarankan untuk menghindari obat-obatan yang mengandung hormon estrogen, seperti pil KB.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Flunarizin
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Tab
  • Farmasi: Johnson & Johnson Indonesia PT

Kegunaan

SIBELIUM 10 MG TAB merupakan obat yang digunakan untuk :

  • Mencegah migren.
  • Mengobati gangguan organ keseimbangan di telinga.
  • Mengobati gangguan pembuluh darah tubuh.

Dosis & Cara Penggunaan

SIBELIUM 10 MG TAB merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan SIBELIUM 10 MG TAB juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan SIBELIUM 10 MG TAB sebagai berikut:

  • 10 mg setiap hari (di malam hari) untuk pasien dewasa berusia 18 sampai 64 tahun
  • 5 mg setiap hari (di malam hari) untuk pasien lansia berusia 65 tahun ke atas

SIBELIUM 10 MG TAB diminum sesudah makan untuk menghindari terjadinya iritasi lambung. Bagi pasien yang lupa mengonsumsi SIBELIUM 10 MG TAB, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis flunarizin pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan SIBELIUM 10 MG TAB antara lain :

  • Gelisah.
  • Depresi.
  • Tubuh gemetaran (tremor).
  • Mual.
  • Tubuh bergerak tidak terkontrol.
  • Reaksi ekstrapiramidal.
  • Gastralgia (nyeri uluhati).
  • Insomnia.
  • Mengantuk.
  • Galaktore.
  • Kelelahan.
  • Mulut kering.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Nyeri otot.
  • Ruam kulit.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan SIBELIUM 10 MG TAB dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan SIBELIUM 10 MG TAB pada:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi SIBELIUM 10 MG TAB.
  • Sebaiknya tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat saat mengonsumsi SIBELIUM 10 MG TAB¬† karena obat ini menyebabkan kantuk.

Kontra indikasi :

SIBELIUM 10 MG TAB tidak boleh diberikan pada pasien dengan alergi terhadap SIBELIUM 10 MG TAB, pasien dengan riwayat depresi atau memiliki gejala-gejala gangguan sistem saraf.

Interaksi obat :

Hindari konsumsi pil kontrasepsi oral saat menjalani terapi pengobatan SIBELIUM 10 MG TAB. Sebab kombinasi keduanya bisa menimbulkan galaktore (produksi air susu di luar masa kehamilan dan menyusui) sesudah dua bulan pertama terapi.

Artikel
    Penyakit Terkait