Sukses

saridon-tab

Pengertian

SARIDON tab adalah obat yang digunakan untuk meringankan keluhan sakit kepala pada penderita migrain. SARIDON tab mengandung Paracetamol, obat yang memiliki aktivitas sebagai antipyretic ( Antipiretik adalah obat yang berkhasiat menurunkan suhu tubuh, dari suhu yang tinggi mejadi kembali normal ) sekaligus analgetic ( Analgesik ialah obat pereda rasa sakit ), Propyphenazone obat anti inflamasi juga berkhasiat analgetic ( Analgesik ialah obat pereda rasa sakit ) sekaligus mempunyai efek antipyretic ( Antipiretik adalah obat yang berkhasiat menurunkan suhu tubuh, dari suhu yang tinggi mejadi kembali normal ), Caffeine, suatu stimulan sistem saraf pusat yang berguna mencegah rasa kantuk. SARIDON tab merupakan salah satu obat pereda rasa nyeri dan sakit kepala yang tidak menyebabkan kantuk.

Keterangan

  • Golongan: Obat bebas
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Paracetamol, Propyphenazone, Caffeine
  • Bentuk: Tab
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Farmasi: Bayer Consumer Care

Kegunaan

SARIDON tab digunakan untuk membantu mengobati atau meringankan :

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Sakit gigi
  • Neuralgia
  • Dismenore (dismenore merupakan kondisi ginekologi di mana terjadi nyeri perut pada saat haid atau menstruasi )
  • Rasa lelah/lesu akibat selesma

 

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan SARIDON tab untuk dewasa diminum 1 sampai 2 tablet, untuk Anak usia 6-12 tahun diminum  ½  sampau 1 tablet, dapat dikonsumsi 3 hari sekali. SARIDON tab diminum setelah makan untuk mencegah terjadinya iritasi lambung.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Efek samping yang mungkin terjadi selma penggunaan SARIDON tab seperti :

  • Mual
  • muntah
  • Urtikaria
  • syok anafilaktik
  • Ruam, pembengkakan, kesulitan bernapas – gejala alergi
  • Tekanan darah rendah atau hipotensi
  • Trombosit dan sel darah putih menurun
  • Kerusakan pada hati dan ginjal – ketika mengalami overdosis

Jika terjadi efek samping segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait