Sukses

sanaflu-plus-batuk-kapl

Pengertian

SANAFLU PLUS BATUK Kapl mengandung paracetamol, obat yang memiliki aktivitas sebagai sebagai antipyretic (analgetic adalah obat yang digunakan menurunkan suhu tubuh) sekaligus analgetic (analgetic  adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit ), phenylpropanolamine merupakan obat nasal decongestan (Dekongestan adalah obat yang bisa digunakan untuk meredakan hidung tersumbat ), dan dextromethorphan merupakan obat penekan batuk dari kelas morphinan. SANAFLU PLUS BATUK Kapl digunakan untuk membantu meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin , meringankan batuk berdahak.

Keterangan

  • Golongan: Obat bebas terbatas
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Paracetamol, Dextromethorphan HBr, Phenylpropanolamine HCl
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Farmasi: Sanbe Farma PT

Kegunaan

SANAFLU PLUS BATUK Kapl digunakan untuk membantu  mengobati gejala flu seperti hidung mampet atau beringus, bersin-bersin, mata berair, mata atau hidung yang gatal, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, menurunkan demam dan mengobati batuk berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan SANAFLU PLUS BATUK Kapl diminum 3 kali sehari 1 kaplet. SANAFLU PLUS BATUK Kapl diberikan setelah makan untuk menghindari terajadinya iritasi lambung.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi salama penggunan SANAFLU PLUS BATUK Kapl seperti :

  • Gangguan lambung
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Takikardi (Takikardia adalah kondisi di mana detak jantung seseorang di atas normal dalam kondisi beristirahat)
  • Aritmia (Aritmia adalah suatu tanda atau gejala dari gangguan detak jantung atau irama jantung )
  • Palpitasi (Palpitasi adalah kondisi detak jantung yang tidak normal )
  • Retensi urin (Retensio urine adalah sutau keadaan penumpukan urine di kandung kemih dan tidak punya kemampuan untuk mengosongkannya secara sempurna )
  • Kerusakan hati (dosis besar, pemakaian jangka lama)

Jika terjadi efek samping segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait