Obat Kulit

Pyderma

Klikdokter, 03 Jun 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Pyderma digunakan untuk mengobati eksim (kulit gatal, merah dan kering, bahkan pecah-pecah dan kasar).

Pengertian

Pyderma adalah obat topikal yang mengandung Desoxymethasone dan diproduksi oleh Pyridam Farma. Pyderma digunakan untuk mengobati eksim (kulit gatal, merah dan kering, bahkan pecah-pecah dan kasar), dermatitis (penyakit kulit) dan psoriasis (ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas didaerah lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Topikal Kortikosteroid
  • Kandungan: Desoxymethasone 0.25%
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Box, Tube @ 10 Gram
  • Farmasi: Pyridam Farma
  • Harga: Rp25.000 - Rp50.000/ Tube

Kegunaan

Pyderma digunakan untuk mengobati eksim (kulit gatal, merah dan kering, bahkan pecah-pecah dan kasar), dermatitis (penyakit kulit) dan psoriasis (ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik dan mudah terkelupas didaerah lutut, siku, punggung bagian bawah dan kulit kepala).

Dosis & Cara Penggunaan

Pyderma merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

Oleskan Pyderma tipis-tipis pada kulit yang sakit sebanyak 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Pyderma, yaitu:

  • Sensasi kulit seperti terbakar
  • Gatal, iritasi
  • Kulit kering
  • Penipisan kulit
  • Peradangan kulit

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Pasien dengan reaksi kulit akibat vaksinasi
  • Manifestasi kulit pada tuberkulosis, sifilis, infeksi virus dan dermatitis perioral
  • Tidak boleh digunakan secara bersamaan dengan golongan kortikosteroid topikal karena ada risiko kondisinya memburuk.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Pyderma:

  • Dapat mengurangi efek antineoplastik aldesleukin.
  • Dapat mempotensiasi efek hiperglikemik dari ceritinib.
  • Dapat mengurangi efek terapi corticorelin dan hyaluronidase.
  • Dapat meningkatkan efek merugikan / toksik dari deferasirox.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pyderma ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.