Sukses

nitrasma

Pengertian

NITRASMA mengandung Teofilin.

NITRASMA merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi gejala yang muncul akibat gangguan atau penyempitan saluran pernapasan, seperti :

  • Asma

  • Bronkitis

  • Emfisema (nafas pendek)

  • Penyakit paru obstruktif kronis/PPOK (penyakit penyempitan saluran nafas akut)

NITRASMA mengandung Teofilin yang membantu mempermudah pernapasan dan membantu meredakan gejala batuk, sesak napas, dan napas paru dengan cara membuka jalur udara (bronkus) lebih lebar ke paru-paru agar udara bisa mengalir dengan lebih bebas. Teofilin membuat otot-otot saluran pernapasan lebih rileks serta menurunkan respons paru-paru terhadap penyebab iritasi.

NITRASMA harus dikonsumsi hingga jumlah NITRASMA yang diresepkan habis. Penggunaan NITRASMA tidak boleh dihentikan selama persediaan masih ada, karena dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik yang terkandung dalam NITRASMA.

Hindari mengkonsumsi kopi atau teh kental selama penggunaan NITRASMA karena mungkin minuman ini akan meningkatkan risiko efek sampingnya.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Teofilin
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Kapsul
  • Farmasi: Konimex PT

Kegunaan

NITRASMA merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi gejala yang muncul akibat gangguan atau penyempitan saluran pernapasan, seperti :

  • Asma

  • Bronkitis

  • Emfisema (nafas pendek)

  • Penyakit paru obstruktif kronis/PPOK (penyakit penyempitan saluran nafas akut)

Dosis & Cara Penggunaan

Nama dagang merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan NITRASMA juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis penggunaan NITRASMA untuk dewasa: penggunaan awal, 0.2-0.4 g sehari dan meningkat secara bertahap sesuai dengan respon. Untuk pemeliharaan: 0.8-1.2 g sehari dalam 3-4 dosis terbagi. Untuk anak umur 10-14 tahun 400-800 mg dalam 4 dosis terbagi. Untuk anak umur 5-9 tahun diminum 200-400 mg dalam 4 dosis terbagi. Untuk anak umur kurang dari dari 5 tahun diminum  24-36 mg per kg berat badan per hari dalam 3 dosis terbagi.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan NITRASMA antara lain :

  • Mual dan muntah.

  • Sakit atau kram perut.

  • Detak jantung cepat atau tidak beraturan.

  • Gangguan tidur atau insomnia.

  • Diare

  • Kehilangan selera makan.

  • Sering buang air kecil.

  • Merasa pusing dan sakit kepala.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan NITRASMA dan konsultasikan ke Dokter.

 

Hati-hati penggunaan NITRASMA pada :

 

  • Wanita hamil atau sedang merencanakan kehamilan atau menyusui, tanyakan pada dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini bagi penderita penyakit jantung, gangguan hati, hipotiroidisme (kekurangan kadar tiroid), hipertensi (darah tinggi), luka pada lambung, epilepsi (kejang-kejang), dan porfiria (penyakit kekurangan enzim).

  • Sebaiknya membatasi konsumsi minuman keras, kafein, dan rokok saat mengonsumsi obat ini untuk menurunkan risiko efek samping yang terjadi dan mengganggu jumlah teofilin yang diserap oleh tubuh.

  • Jika mengalami gejala seperti demam atau flu, beri tahu dokter secepatnya karena dosis perlu disesuaikan.

  • Teofilin lebih sensitif jika dikonsumsi oleh orang usia lanjut dan juga anak-anak, dengan efek samping seperti detak jantung yang cepat atau tidak beraturan. Perhatikan efek samping dan kadar obat dalam darah.

  • Teofilin bisa berinteraksi dengan obat-obatan lain, pastikan untuk menanyakan pada dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat lain bersamaan dengan teofilin.

  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat. Teofilin bisa sangat beracun apabila terjadi overdosis.

 

 

Kontra indikasi dari penggunaan NITRASMA antara lain:

  • Penderita penyakit jantung

  • Gangguan hati

  • Hipotiroidisme (kadar tiroid rendah)

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)

  • Luka lambung

  • Epilepsi (kejang-kejang)

  • Porfiria (penyakit kekurangan enzim)

 

Interaksi obat NITRASMA antara lain :

  • Xanthines (efek aditif)

  • Allopurinol

  • Beberapa antiaritmia

  • Cimetidine

  • Disulfiram

  • Fluvoxamine

  • Interferon-α

  • Antibakteri makrolida

  • Kuinolon

  • Kontrasepsi oral

  • Tiabendazole

  • Viloxazine

  • Antikonvulsan

  • Ritonavir

  • Rifampisin

  • Sulfinpyrazone

  • Halotan

  • Ketamine

  • β-blocker

Artikel
    Penyakit Terkait