Sukses

alpentin-100mg-tab

Pengertian

Gabapentin merupakan obat dengan banyak nama dagang (nama generik) salah satunya adalah ALPENTIN 100MG TAB yang digunakan untuk membantu mengobati penyakit Epilepsi (gangguan pada sistem saraf otak manusia karena terjadinya aktivitas yang berlebihan dari sekelompok sel pada otak sehingga menyebabkan berbagai reaksi pada tubuh manusia muai dari melamun sesaat, kesemutan, gangguan kesadaran, kejang-kejang dan atau kontraksi otot). Selain itu ALPENTIN 100MG TAB juga digunakan untuk membantu mengobati Sindrom kaki gelisah (Restless Legs Syndrome/RLS) atau Penyakit Willis-Ekbom yang merupakan gangguan saraf yang ditandai dengan sensasi tidak menyenangkan, seperti terasa berdenyut-denyut, nyeri akibat tertarik, atau geli. Sensasi ini kemudian tidak terkendali dan kerap diikuti oleh desakan untuk menggerakkan kaki dengan maksud meringankan ketidaknyamanan. Gejala ini biasanya makin parah saat penderita beristirahat. ALPENTIN 100MG TAB bekerja dengan mengurangi pelepasan neurotransmitter (pembawa sinyal)yang menjadi penyebab terjadi nya kejang.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Gabapentin
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Farmasi: Actavis Indonesia PT

Kegunaan

ALPENTIN 100MG TAB yang mengandung Gabapentin digunakan untuk :

  • Membantu mengobati epilepsi
  • Nyeri neuropatik (gangguan atau penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri atau rasa sakit yang yang berhubungan dengan sinyal sinyal saraf)
  • Neuralgia postherpetik  (nyeri persisten yang muncul setelah ruam Herpes Zoster telah sembuh biasanya dalam 1 bulan)
  • Sindrom kaki gelisah (Restless Legs Syndrome/RLS) atau Penyakit Willis-Ekbom

Dosis & Cara Penggunaan

ALPENTIN 100MG TAB merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan ALPENTIN 100MG TAB juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dapat meningkatkan efek depresan pada susunan saraf pusat dengan penggunaan bersama alkohol.

ALPENTIN 100MG TAB (dapat diminum sebelum maupun sesudah makan). Untuk hasil yang lebih maksimal, ALPENTIN 100MG TAB diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum ALPENTIN 100MG TAB, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan ALPENTIN 100MG TAB antara lain :

  • Ataksi (sistem saraf yang mengendalikan gerakan mengalami kerusakan, penderita ataksia mengalami kegagalan dalam mengendalikan otot-otot pada tangan dan kaki mereka, sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan dan kordinasi)
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Demam
  • Nystagmus (gerakan bola mata yang sifatnya nvolunter, bolak balik, ritmis, dengan frekuensi tertentu)
  • Sedasi (penenang)
  • Infeksi virus
  • Penglihatan kabur
  • Diplopia (gejala dimana pasien melihat dua tampilan dari satu objek)
  • Edema perifer (pembengkakan dari akumulasi cairan pada kaki)
  • Tremor/gemetar
  • Amblyopia (kondisi pada anak-anak ketika penglihatan tidak berkembang dengan baik, biasanya pada satu mata)
  • Lekas marah
  • Xerostomia (gejala berupa mulut kering akibat produksi kelenjar ludah yang berkurang)

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan ALPENTIN 100MG TAB dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan ALPENTIN 100MG TAB pada :

  • Pasien dengan campuran kejang
  • Hentikan jika pankreatitis (pembengkakan pankreas ) akut berkembang
  • Tidak dianjurkan untuk pasien yang membutuhkan tidur selama siang hari dan tetap terjaga di malam hari
  • Penggunaan yang dihentikan tiba-tiba dapat menyebabkan kejang kembali
  • Gangguan ginjal
  • Individu yang menjalani hemodialisis (cuci darah)
  • Anak-anak
  • Wanita hamil dan menyusui

Interaksi obat ALPENTIN 100MG TAB antara lain :

  • Dapat meningkatkan tingkat plasma dengan morfin
  • Mengurangi penyerapan dengan antasida (obat maag)

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan ALPENTIN 100MG TAB kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

“Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.”

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung ALPENTIN 100MG TAB seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait