Sukses

alovell-tab-10-mg

Pengertian

Alendronic acid merupakan obat dengan banyak nama dagang (nama paten) salah satunya adalah ALOVELL Tab 10 mg yang merupakan obat untuk memperlambat tingkat perapuhan tulang (osteoporosis) baik pada pria maupun wanita. Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak. Penyebab dari Osteoporosis antara lain adalah faktor umur, tidak terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan tulang (kalsium), penggunaan obat-obatan tertentu dan salah satu efek dari gejala monepause pada wanita.

Selain dengan penggunaan obat-obatan, untuk membantu meningkatkan masa tulang, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung Kalsium seperti tempe, tahu, ikan teri, jamur kuping, udang, kurma, kerang dan produk susu lainnya. Selain itu dengan menurunkan berat badan bagi Anda yang over-weight (kelebihan berat badan) mampu menurunkan resiko dan membantu Anda lebih mudah bergerak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Alendronic acid
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT

Kegunaan

ALOVELL Tab 10 mg yang mengandung Alendronic acid digunakan untuk sebagai :

  • Membantu mengobati penyakit Paget (kelainan formasi tulang)
  • Pencegahan osteopororsis pada wanita monepause
  • Penggunaan kortikosteroid yang menyebabkan osteroporosis
  • Membantu meningkatkan masa tulang pada pria dengan osteoporosis dan/atau monepause

Dosis & Cara Penggunaan

ALOVELL Tab 10 mg merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan ALOVELL Tab 10 mg juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan ALOVELL Tab 10 mg :

Untuk membantu mengobati penyakit Paget (kelainan formasi tulang)

  • Diminum 40 mg sekali sehari selama 6 bulan, dapat diulangi jika diperlukan

Untuk pencegahan osteopororsis pada wanita monepause

  • Diminum 5 mg sekali sehari atau 35 mg sekali seminggu

Untuk penggunaan kortikosteroid yang menyebabkan osteroporosis

  • Diminum 5 mg sekali sehari atau 10 mg sekali sehari pada wanita monepause yang tidak menerima terapi esterogen

Untuk membantu meningkatkan masa tulang pada pria dengan osteoporosis dan/atau monepause

  • Diminum 10 mg sekali sehari atau 70 mg seminggu sekali

Atau sesuai petunjuk Dokter

ALOVELL Tab 10 mg diminum dalam keadaan perut kosong, yaitu minimal 30 menit sebelum makan karena makanan dapat menganggu penyerapan obat ini. Untuk hasil yang lebih maksimal, ALOVELL Tab 10 mg diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum ALOVELL Tab 10 mg, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan ALOVELL Tab 10 mg antara lain :

  • Gangguan saluran cerna (misalnya sakit perut, dispepsia/nyeri pada bagian atas perut, diare, sembelit)
  • Reaksi esofagus/kerongkongan parah misalnya esofagitis (peradangan yang dapat merusak jaringan kerongkongan, tabung berotot yang menyalurkan makanan dari mulut ke perut), erosi (pengelupasan setempat mukosa saluran cerna), ulserasi (luka pada saluran cerna), striktur (kondisi di mana uretra menyempit sehingga bisa menghambat aliran urine)
  • Osteonekrosis (gangguan yang disebabkan oleh kurangnya atau berhentinya suplai darah pada tulang) rahang
  • Nyeri tulang / sendi / otot
  • Patah tulang femur (tulang paha)
  • Hipokalsemia (rendahnya kadar kalsium di dalam plasma darah)

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan ALOVELL Tab 10 mg dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan ALOVELL Tab 10 mg pada :

  • Pasien dengan kelainan saluran cerna atas yang aktif;r
  • Riwayat penyakit saluran cerna utama misalnya ulkus peptikum (kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa sampai lapisan otot saluran cerna yang disebabkan oleh aktivitas pepsin dan asam lambung yang berlebihan), pendaraha saluran cerna atau operasi dari saluran pencernaan bagian atas selain pyloroplasty (operasi untuk memperluas pembukaan di bagian bawah perut  sehingga isi lambung dapat mengosongkan ke dalam usus kecil)
  • Gangguan ginjal
  • Wanita hamil dan menyusui

Konta indikasi dari penggunaan ALOVELL Tab 10 mg antara lain:

  • Kelainan esofagus/kerongkongan yang dapat menunda pengosongan
  • Ketidakmampuan untuk berdiri atau duduk tegak selama minimal 30 menit
  • Hipokalsemia (rendahnya kadar kalsium di dalam plasma darah)

Interaksi obat ALOVELL Tab 10 mg antara lain :

  • Mengurangi penyerapan dengan antasida (obat maag), suplemen yang mengandung zat besi dan Cu
  • Peningkatan resiko iritasi saluran cerna dengan aspirin atau NSAID lainnya

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan ALOVELL Tab 10 mg kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

“Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.”

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung ALOVELL Tab 10 mg seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait