Sukses

alista-50-mg

Pengertian

Cilostazol merupakan obat dengan banyak nama dagang (nama generik) salah satunya adalaha ALISTA 50 MG yang digunakan untuk membantu mengobati penyakit pembuluh darah perifer. Penyakit ini adalah masalah peredaran darah yang umum di mana pembuluh darah arteri menyempit yang menyebabkan kurangnya aliran darah ke tungkai (kaki) Anda. Penyakit pembuluh darah perifer disebabkan oleha danya penumpukan lemak pada saluran pembuluh darah yang menghambat aliran darah.  ALISTA 50 MG bekerja dengan menjaga darah dari pembekuan dan dengan melebarkan atau merelaksasi pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar.

Selain dengan menggunakan pengobatan dengan ALISTA 50 MG, Anda dianjurkan untuk menjaga pola makanan Anda dengan menghindari makan makanan yang banyak mengandung lemak, lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Bagi Anda yang merokok dan meminum minuman keras (alkohol), dianjurkan untuk menghentikan kebiasaan ini dan mulai berolahraga sebagai gantinya.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Cilostazol
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT

Kegunaan

ALISTA 50 MG yang mengandung Cilostazol digunakan untuk membantu mengobati penyakit pembuluh darah perifer yang ditandai dengan gejala :

  • Kram menyakitkan di otot pinggul, paha atau betis setelah beraktivitas, seperti berjalan atau naik tangga (intermittent claudicatio)
  • Kaki mati rasa atau melemah
  • Terasa dingin di bagian kaki, terutama bila dibandingkan dengan bagian lain
  • Jika terjadi luka pada kaki maka kaki tidak akan sembuh
  • Perubahan warna kulit kaki
  • Rambut rontok atau pertumbuhan rambut lambat pada kaki
  • Pertumbuhan kuku kaki lambat
  • Kulit kaki mengkilat
  • Tidak ada denyut nadi atau denyut nadi yang lemah di kaki
  • Disfungsi ereksi pada pria

Dosis & Cara Penggunaan

ALISTA 50 MG merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan ALISTA 50 MG juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan ALISTA 50 MG:

  • Pada dewasa ALISTA 50 MG diminum 2 kali sehari 100 mg, pengurangan dosis pada pasien yang memakai inhibitor enzim secara bersamaan

ALISTA 50 MG diminum dalam keadaan perut kosong yaitu 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, ALISTA 50 MG diminum setiap hari dan diusahkan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum nama dagang, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan ALISTA 50 MG antara lain :

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Jantung berdebar
  • Diare
  • Nyeri dada
  • Infeksi
  • Edema perifer (pembengkakan dari akumulasi cairan dalam jaringan tubuh terutama kaki)
  • Mual dan muntah
  • Aritmia jantung (gangguan ritme detak jantung)
  • Rinitis (peradangan dan iritasi yang terjadi di membran mukosa di dalam hidung)
  • Faringitis (peradangan pada faring/tenggorokan)
  • Ecchymosis/luka memar
  • Ruam kulit

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan ALISTA 50 MG dan konsultasikan ke Dokter.

Hati-hati penggunaan ALISTA 50 MG pada :

  • Penyakit jantung kongestif (kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh)
  • Terapi bersamaan dengan clopidogrel belum diteliti untuk keselamatan atau keampuhan nya
  • Wanita hamil dan menyusui

Konta indikasi dari penggunaan ALISTA 50 MG antara lain:

  • Gagal jantung
  • Sejarah aritmia ventrikel (gangguan detak jantung)
  • Gangguan ginjal dan hati sedang hingga berat

Interaksi obat ALISTA 50 MG antara lain :

  • Co-admin (selaras) dengan obat yang mempengaruhi CYP3A4 (seperti eritromisin, makrolid lainnya, diltiazem) atau CYP2C19 (omeprazole) dapat mempengaruhi farmakokinetik cilostazol

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan ALISTA 50 MG kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

“Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.”

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung ALISTA 50 MG seperti nama dagang. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel
    Penyakit Terkait