Sukses

Inilah Beberapa Kondisi Penyebab Penis Gatal

Apakah Anda adalah pria yang sering mengalami penis gatal? Cari tahu penyebabnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Penis gatal dapat terjadi karena banyak faktor. Penyebab yang paling sering adalah infeksi, termasuk infeksi meluar seksual (IMS). Tapi apa iya penis gatal sudah pasti akibat hal tersebut?

Tidak, penis gatal tak melulu disebabkan oleh infeksi menular seksual. Ini karena penis gatal juga dapat terjadi akibat infeksi jamur, skabies, kutu pubis, celana dalam terlalu ketat, reaksi alergi, gesekan, dan masih banyak lagi.

Apa itu dermatitis kontak?

Iritasi atau peradangan di daerah sekitar selangkangan bisa menyebar ke bagian penis, dan menyebabkan penis gatal. Hal ini didasari oleh suatu keadaan yang disebut sebagai dermatitis kontak.

Dermatitis kontak merupakan suatu reaksi peradangan pada kulit, yang disebabkan oleh paparan dengan bahan atau zat tertentu. Ini berarti penis gatal juga dapat terjadi jika Anda bersentuhan dengan sabun mandi, busa dari sampo, bahan karet, atau bahkan oleh sisa urine yang masih menempel.

Jika terjadi dermatitis kontak, maka gejala yang muncul tidak hanya gatal, melainkan bisa muncul gejala lain seperti terdapat ruam kemerahan di daerah sekitar penis, nyeri, dan bahkan kulit sekitar penis terkelupas. Tetapi, gejala awal dan yang paling sering muncul adalah rasa tidak nyaman atau gatal-gatal. 

1 dari 2 halaman

Membedakan penyebab penis gatal

Tindakan pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui penyebab utama penis gatal adalah mengingat-ingat kembali kapan mulai terjadi keluhan. Apakah baru pertama kali, atau sudah pernah terjadi sebelumnya.

Jika pernah terjadi sebelumnya, coba diingat kembali apakah ada celana dalam atau celana jenis tertentu yang digunakan. Kemudian, ingat kembali apakah pada saat rasa gatal itu muncul, Anda sedang beraktivitas atau tidak. 

Apabila terjadi setiap selesai melakukan aktivitas misalnya berolahraga, maka kemungkinan besar penis gatal yang terjadi disebabkan oleh suasana lembap yang tercipta akibat keringat di area vital Anda.

Lantas, jika rasa gatal yang Anda alami semakin lama semakin bertambah parah dan daerah yang mengalami gatal meluas, bisa jadi itu tanda adanya infeksi jamur. Kondisi ini dapat terjadi jika Anda kurang menjaga kebersihan diri, misalnya jarang mengganti celana dalam, membiarkan celana dalam pada keadaan basah terlalu lama, atau jarang mandi.

Sedangkan, jika gatal selalu muncul tidak lama setelah mandi, ada kemungkinan sabun yang digunakan untuk mandi menyebabkan reaksi pada kulit, termasuk pada penis. Jika demikian, cobalah untuk mengganti jenis sabun yang digunakan dan lihat apakah gatal masih terjadi atau tidak.

Lalu, ada hal lain yang jarang sekali diperhatikan dan kerap disepelekan oleh kaum pria, yaitu kebiasaan setelah buang air kecil. Terkadang, urine masih tersisa beberapa tetes, namun sudah buru-buru memakai celana dalam kembali. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan gatal pada penis. Tidak hanya itu, sisa urine yang menempel pada celana dalam juga bisa menjadi media yang baik untuk bakteri berkembang biak. Jadi, apabila celana dalam tersebut digunakan terus-menerus tanpa diganti, infeksi tidak bisa dihindari lagi.

Itulah fakta sebenarnya mengenai kejadian penis gatal. Jika Anda merasa sangat terganggu dengan kondisi ini, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Tindakan ini bertujuan untuk mencari penyebab utama keluhan dan cara terbaik untuk mengatasinya.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar