Sukses

Cara Membedakan Tumor dan Kanker di Payudara

Benjolan di payudara bisa berarti tumor atau kanker. Kenali perbedaannya agar terhindar dari dari komplikasi.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar wanita pasti akan merasa khawatir ketika menemukan benjolan di payudara. Tidak sedikit yang kemudian beranggapan bahwa benjolan ini adalah pertanda tumor atau kanker. Biasanya akan muncul rasa panik dan sedih, namun takut untuk memeriksakan diri ke dokter.

Kepastian apakah benjolan tersebut adalah tumor jinak ataupun kanker memang harus melalui serangkaian pemeriksaan tambahan. Namun sebenarnya pemeriksaan terhadap diri sendiri dapat menjadi screening awal untuk membedakan benjolan mana yang jinak, dan mana yang ganas.

Faktanya, sebagian besar benjolan pada wanita muda merupakan tumor jinak yang terbentuk akibat pengaruh hormon haid dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun jangan salah, walaupun kasusnya lebih sedikit, benjolan yang ternyata merupakan kanker payudara sering ditemukan sudah dalam stadium lanjut.

Ketidaktahuan perihal tanda awal kanker payudara bisa berujung pada berbagai komplikasi. Penyebaran kanker juga dapat membahayakan nyawa penderitanya.

1 dari 2 halaman

Tumor vs kanker

Tumor terbentuk akibat pertumbuhan sel-sel yang terjadi secara berlebihan. Namun bila dilihat di bawah mikroskop, struktur dalam sel sendiri sebenarnya masih normal dan tidak ada penyebaran ke tempat lainnya.

Benjolan tumor berbeda dengan sel-sel kanker yang tumbuh agresif, menyebar ke tempat lainnya serta mengubah fungsi dan struktur dalam sel itu sendiri menjadi tidak normal. Perbedaan struktur dan karakter inilah yang menjadikan tumor jinak berbeda dengan kanker.

Walau harus dipastikan lewat pemeriksaan penunjang lain, secara kasar tumor dan kanker dapat dibedakan dari pemeriksaan fisik, berikut ini:

• Perbedaan kecepatan pertumbuhan

Tumor payudara umumnya tidak berkembang dengan cepat dan ukurannya relatif sama dari waktu ke waktu. Benjolan ini mungkin saja hilang saat periode haid sudah berlalu dan dapat muncul kembali menjelang haid berikutnya.

Berbeda halnya dengan kanker payudara. Di awal, ukuran benjolan kanker mungkin berukuran kecil. Namun dalam waktu singkat ukurannya menjadi besar dan menonjol.

• Ada dan tidaknya rasa nyeri

Perbedaan keduanya didapatkan dari ada atau tidaknya sensasi nyeri ketika benjolan dipegang. Tumor payudara umumnya terasa nyeri, berbeda dengan kanker yang biasanya tidak nyeri. Walau demikian, pada kasus tertentu di mana kanker telah menyebar dan menekan daerah sekitarnya, rasa nyeri bisa terjadi.

• Teliti batas benjolan

Bila diraba dengan sedikit penekanan, benjolan tumor jinak payudara akan teraba jelas bentuk dan tepinya. Sedangkan pada kanker payudara, biasanya tepinya tidak jelas dan permukaan benjolannya tidak halus atau rata.

• Perlekatan dan bisa tidaknya digerakkan

Karena tumbuh hanya di tempatnya dan tidak menyebar ke jaringan sekitar, tumor jinak payudara umumnya dapat digerakkan ke kanan dan kiri. Pemeriksaan ini menunjukkan bahwa tumor tidak melekat pada tulang ataupun jaringan lain di sekelilingnya.

Hal ini berbeda dengan kanker payudara. Karena tumbuh menyebar dan menginvasi sekitar, kanker umumnya melekat, sehingga tidak bisa digerakkan ke kanan dan kiri.

• Perhatikan struktur kulit dan jaringan sekitar

Salah satu tanda khas kanker payudara lainnya adalah terjadinya perubahan struktur kulit dan puting di sekitar benjolan. Pada kanker, pori pada kulit payudara dapat melebar, menyerupai kulit jeruk. Tanda ini disebut peau d’orange. Tanda lainnya dapat berupa puting yang tertarik ke dalam akibat pembentukan jaringan parut di dalam payudara.

Langkah yang harus Anda ambil

Lakukan pemeriksaan ke dokter segera bila Anda menemukan benjolan mencurigakan agar dapat dievaluasi segera. Untuk memastikan jinak atau ganasnya suatu benjolan, dokter umumnya akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti USG payudara dan mammogram.

Bila diperlukan, biopsi jaringan dilakukan dengan mengambil sedikit jaringan payudara menggunakan jarum halus untuk kemudian diperiksa di bawah mikroskop.

Beberapa tanda ini dapat membantu Anda membedakan mana benjolan yang kemungkinan merupakan tumor jinak dan mana yang patut diwaspadai sebagai kanker.Jadi, kenali tanda dan lakukan deteksi dini terhadap benjolan yang terdapat pada payudara Anda, agar dapat segera diketahui benjolan tersebut tumor atau kanker. Jika ingin lebih teliti, segera periksalah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, untuk melindungi Anda dan orang yang Anda kasihi dari ancaman kanker payudara.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar