Sukses

Leher Sakit, Tanda Kolesterol Tinggi?

Leher sakit dan kolesterol tinggi kerap dituding sebagai kondisi yang saling berhubungan. Apa kata medis?

Klikdokter.com, Jakarta Kolesterol tinggi merupakan kondisi berbahaya, yang menjadi cikal-bakal penyakit jantung dan strok. Banyak orang yang menganggap bahwa keadaan tersebut ditandai dengan munculnya keluhan leher sakit. Benarkah ini?

Perlu Anda tahu, kolesterol itu sendiri sebenarnya adalah zat lemak yang ditemukan di dalam darah. Pada kadar yang normal, kolesterol berfungsi sebagai pembangun sel-sel tubuh yang sehat. Namun bila kadarnya berlebih atau di atas normal, kolesterol dapat menyebabkan terjadinya sumbatan di pembuluh darah.

Pada kasus pembuluh darah tersumbat akibat kolesterol tinggi, seseorang dapat merasakan gejala berupa sesak napas, dada terasa berat, dan juga mudah lelah. Lantas, bagaimana dengan leher sakit?

Kolesterol tinggi dan leher sakit

Tidak dimungkiri, kolesterol tinggi memang dapat ditandai dengan munculnya keluhan leher sakit. Hal ini dikaitkan dengan adanya penumpukan lemak pada pembuluh darah leher, sehingga peradaran darah di bagian tubuh tersebut menjadi tidak lancar.

Namun, leher sakit tidak serta-merta terjadi akibat kolesterol tinggi saja. Ini karena kondisi tersebut juga dapat terjadi akibat adanya kelainan otot, tulang maupun sistem saraf, serta perasaan cemas dan stres. Oleh karena itu, leher sakit juga dapat dialami oleh orang-orang dengan kadar kolesterol normal atau bahkan rendah sekalipun.

Tanda kolestrol tinggi

Seperti telah disinggung sebelumnya, selain leher sakit, seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi juga dapat mengalami keluhan:

  • Mudah lelah

Apabila plak kolesterol yang sudah lama berada di dalam pembuluh darah bertambah parah, maka suplai oksigen ke seluruh tubuh juga akan ikut berkurang. Keadaan ini membuat seseorang mengalami keluhan mudah lelah dan sering mengantuk, terutama jika penumpukan kolesterol tersebut terjadi di pembuluh darah otak.

  • Kesemutan

Dengan adanya hambatan di dalam pembuluh darah, maka peredaran darah akan menjadi tidak lancar. Oleh karena itu, kesemutan akan semakin sering terjadi.

  • Dada tidak nyaman atau berdebar-debar

Seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi akan sering mengalami perasaan tidak nyaman di dada atau berdebar-debar. Hal ini disebabkan oleh jantung yang harus bekerja ekstra, guna menembus sumbatan kolesterol di pembuluh darah. Jika kejadian ini terus berlanjut, jantung akan mengalami ‘kelelahan’ hingga akhirnya benar-benar berhenti. Di dalam dunia medis, keadaan ini dikenal dengan sebutan gagal jantung.

Meski keadaan di atas dapat dijadikan acuan, namun satu-satunya cara untuk memastikan ada atau tidaknya kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh adalah dengan melakukan pemeriksaan darah secara langsung. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak mengambil keputusan sepihak bahwa leher sakit dan berbagai keluhan serupa lainnya merupakan ciri dari kolesterol tinggi. Salam sehat!

[NB/ RVS]

2 Komentar