Sukses

Benarkah Bersepeda dapat Menyebabkan Disfungsi Ereksi?

Kondisi-kondisi ini berpotensi sebabkan disfungsi ereksi pada pria yang gemar bersepeda. Baca selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Disfungsi ereksi bisa dibilang merupakan salah satu mimpi terburuk setiap pria. Meski demikian, kondisi ini merupakan masalah kesehatan yang cukup umum. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita disfungsi ereksi belum diketahui secara tepat. Diperkirakan sebanyak 16 persen pria berusia 20-75 tahun mengalami disfungsi ereksi tahun 2008.

Ada banyak faktor yang berkontribusi dalam memunculkan disfungsi ereksi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pola makan yang tidak sehat, kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol, kurang tidur, dan stres. Namun, tak banyak yang tahu bahwa disfungsi ereksi juga bisa disebabkan oleh aktivitas yang bisa dibilang menyehatkan: bersepeda.

Terlalu sering bersepeda sebabkan disfungsi ereksi?

Sebelum Anda panik, bersepeda dengan frekuensi beberapa kali dalam seminggu kemungkinan besar tidak akan membuat Anda mengalami disfungsi ereksi. Namun, jika Anda merupakan pesepeda 'hardcore', duduk terlalu lama di atas sadel sepeda yang keras (biasanya sadel standard) dapat menyebabkan kerusakan pada saraf pudendal.

Saraf ini merupakan saraf yang berkaitan dengan pengiriman pesan-pesan ke otak terkait sentuhan, tekanan, dan kegiatan seksual. Saraf ini membungkus sebagian besar usus bawah, anus, perineum, dan alat kelamin bagian bawah.

Bersepeda terlalu sering dapat menyebabkan pudendal nerve entrapment (PNE) atau disebut juga sebagai Alcock canal syndrome, yaitu nyeri kronis yang terjadi ketika saraf pudendal terjepit atau terkompresi. Rasa nyeri akan semakin parah dengan posisi duduk (dalam kasus ini duduk di atas sadel sepeda). Meski sebetulnya jarang terjadi, tapi kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang kronis, mati rasa dan disfungsi ereksi.

Menurut Azad John-Salimi M.D. yang dikutip di laman Men’s Health, kerusakan pada saraf pudendal dapat mengakibatkan hilangnya sensasi di daerah selangkangan dan perineum. “Para pesepeda yang serius, dapat melukai bagian tubuh tersebut. Meski saraf pudendal terletak jauh di dalam tubuh, tapi tekanan akibat duduk bersepeda terlalu sering dan lama akan meningkatkan risiko kompresi saraf dan mungkin juga terjadinya cedera saraf,” jelasnya.

 

1 dari 2 halaman

Kiat bersepeda yang aman

 

Jika Anda mulai merasa khawatir dengan hobi bersepeda Anda, jangan khawatir, ada solusinya. Gantilah sadel sepeda Anda dengan yang lebih nyaman dan aman seperti sadel sepeda tanpa hidung (no-nose saddle), atau sadel dengan hidung terpisah (split-nose saddle). Dua jenis sadel tersebut dapat membantu meringankan besarnya tekanan pada area perineum.

Berikut ini adalah beberapa tip yang dapat Anda lakukan untuk mencegah disfungsi ereksi akibat bersepeda:

1. Sebelum menjatuhkan pilihan, coba beberapa sadel yang Anda rasa paling nyaman dan tidak menimbulkan tekanan pada area perineum. Tanyakan kepada profesional yang paham tentang sadel yang bagus dan aman. Ingat, sadel mahal sekalipun bisa menyebabkan rasa tidak nyaman atau mati rasa, jika tidak diposisikan dengan tepat pada sepeda.

2. Pilih sadel sepeda no-nose atau split-nose, sehingga tekanan pada bagian penis bisa seminimal mungkin. Setelah itu, pasang sadel dengan sudut yang tepat, yaitu condong ke bawah. Atur juga ketinggian sadel yang paling nyaman, agar tidak ada tekanan pada bagian genital yang menganggu pergerakan saat mengayuh sepeda.

3. Sesekali lakukan posisi berdiri di pedal, ketika tidak sedang mengayuh sepeda, misalnya saat jalanan menurun atau setelah mengayuh kuat-kuat. Posisi ini juga bisa memperbaiki aliran darah ke bagian genital.

4. Jangan terlalu sering dan terlalu lama bersepeda. Alokasikan waktu untuk berhenti dan melakukan peregangan. Jika ada kekhawatiran bersepeda akan mengakibatkan disfungsi ereksi, cobalah olahraga lain atau diselingi dengan olahraga yang tidak mengakibatkan adanya tekanan pada bagian genital, misalnya berlari atau berenang.

Jika Anda memiliki masalah disfungsi ereksi dan mencurigai adanya gangguan pada saraf pudendal (khususnya jika memang Anda hobi bersepeda), segera konsultasikan ke ahli saraf. Perlu diingat bahwa disfungsi ereksi sangat umum. Bisa jadi penyebabnya dikarenakan hal lain.

“Kelumpuhan saraf pudendal akibat trauma berulang karena tekanan, bukanlah penyebab paling umum disfungsi ereksi pada pria,” Azad mengingatkan.

Selain dengan pemilihan sadel yang tepat, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, MEpid., ada beberapa hal yang dapat membantu mencegah disfungsi ereksi. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kondisi ini adalah olahraga secara rutin, konsumsi makanan yang tinggi serat dan protein, serta rendah lemak, serta menghindari rokok dan alkohol. Mudah, kan? Jadi, jangan korbankan hobi sehat bersepeda Anda hanya karena kekhawatiran ini, ya!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar