Sukses

Penyebab Aktor Laga Advent Bangun Meninggal

Kabar duka datang dari aktor laga era 80-an Advent Bangun. Ia meninggal dunia pagi ini di Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina pada pukul 02.35 WIB.

Klikdokter.com, Jakarta Siapa yang tidak mengenal aktor laga yang merupakan salah satu legenda hidup film Indonesia, Thomas Advent Bangun? Aktor yang dikenal dengan nama Advent Bangun ini diberitakan meninggal dunia di usia 65 tahun pagi tadi. Kondisi kesehatannya memang sangat menurun akibat penyakit gagal ginjal yang sudah dideritanya sejak tahun 2017.

Diakui oleh istrinya, Advent memang sudah rutin melakukan prosedur cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu sejak April lalu.

Selain penyakit gagal ginjal yang dideritanya, Advent juga memiliki riwayat penyakit diabetes sejak tahun 2005. Di bulan Januari 2018, Advent sempat menjalani perawatan High Care Unit (HCI) di RS Fatmawati. Namun pada tanggal 20 Januari 2018 kesehatannya dinilai sudah berangsur membaik dan sudah siap untuk dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

Penyakit gagal ginjal terjadi ketika jaringan ginjal rusak, sehingga organ ginjal kehilangan fungsinya untuk menyaring racun dari dalam darah. Umumnya penyakit gagal ginjal terjadi bersamaan dengan gangguan kesehatan lainnya. Dalam kasus Advent, penyakit diabetes merupakan pemicu terjadinya gangguan gagal ginjal yang dideritanya.

Penyakit diabetes menyebabkan pembuluh darah kecil di dalam tubuh terluka karena jumlah gula yang melebihi batas normal dalam darah. Jika mengenai ginjal, maka organ ini tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mencuci darah dengan benar. Akibatnya limbah hasil metabolisme akan menumpuk di dalam darah penderita. Ketika ginjal tidak mampu bekerja dengan baik, maka dapat terjadi gagal ginjal.

Menurut istrinya, di masa hidupnya Advent gemar mengonsumsi minuman bersoda. Sebuah penelitian menyatakan minuman bersoda mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Hal inilah yang menyebabkan seseorang menderita penyakit diabetes.

Seseorang yang dalam satu hari rutin mengonsumsi satu atau lebih minuman bersoda lebih berisiko terkena penyakit diabetes tipe 2 sebanyak dua kali dibandingkan mereka yang jarang minum minuman bersoda.

Selain penyakit diabetes, terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita gagal ginjal, yaitu:

  • Usia lanjut
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Penyumbatan pembuluh darah di lengan atau tungkai
  • Hipertensi

Selain beberapa faktor risiko di atas, pola hidup yang tidak baik dengan kurang olahraga juga dapat memengaruhi sistem peredaran darah yang akan berpengaruh kepada fungsi ginjal.

Kurangnya asupan air putih juga dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Konsumsi air putih dapat membantu proses urine dan membuang seluruh racun dari tubuh. Hal ini dapat mencegah terjadinya proses batu di ginjal.

Penyakit gagal ginjal dapat dialami oleh siapa saja yang memiliki beberapa faktor risiko tersebut. Gejalanya bisa berupa pembengkakan di kaki dan pergelangan tangan, peningkatan tekanan darah, perubahan frekuensi berkemih, sesak nafas, gatal di seluruh tubuh, penurunan nafsu makan, serta mual dan muntah.

Jika Anda mengalami beberapa gejala seperti di atas, segera konsultasikan pada dokter untuk dapat dilakukan pemeriksaan fisik menyeluruh. Dengan begitu Anda dapat mengetahui jika terdapat gangguan di organ ginjal dan segera mendapat penanganan yang optimal.

Semoga duka yang datang dari dunia hiburan tanah air pagi tadi membuat banyak orang belajar untuk menjaga kesehatan lebih baik. Selamat jalan, Advent Bangun!

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar