Sukses

Penyebab Badan Lelah pada Ibu Hamil

Salah satu keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil adalah badan lelah. Apa penyebab kondisi ini?

Klikdokter.com, Jakarta Badan lelah merupakan salah satu gejala yang sering terjadi saat kehamilan. Beberapa wanita mungkin bisa merasakan kelelahan sepanjang waktu, sedangkan beberapa yang lain hampir tidak mengalaminya.

Namun, kebanyakan ibu hamil akan merasa lebih lelah dibandingkan saat sedang tidak hamil. Rasa lelah paling sering terjadi pada trimester pertama. Pada masa ini terjadi pembentukan organ utama bayi dan plasenta. Sementara itu, rasa lelah akan mereda pada trimester kedua. Namun, kondisi ini akan muncul kembali saat memasuki trimester ketiga.

Penyebab lelah pada ibu hamil

Saat awal kehamilan, tepatnya trimester  pertama, perubahan hormon di dalam tubuh ibu hamil dipercaya sebagai penyebab dari perasaan lelah. Tubuh juga bekerja lebih untuk memproduksi darah, agar dapat membawa nutrisi untuk janin, sementara kadar gula darah dan tekanan darah menurun. Hal ini dapat pula menimbulkan perasaan lelah.

Selain itu, peningkatan hormon progesteron selama kehamilan dipercaya sebagai penyebab rasa kantuk pada ibu hamil. Selain kondisi fisik, perubahan emosi pada ibu hamil juga dapat memengaruhi penurunan energi tubuh.

Perlu diketahui pula pada kondisi tertentu, ibu hamil memiliki keluhan mual dan muntah berlebihan. Pengeluaran cairan dari tubuh akibat muntah juga dapat memperburuk perasaan lelah pada ibu hamil. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan asupan cairan, agar tidak mengalami dehidrasi selama kehamilan.

1 dari 2 halaman

Kiat meredakan badan lelah saat hamil

Memasuki trimester kedua, keluhan badan lelah pada ibu hamil akan mereda. Pada masa ini, ibu hamil bisa sedikit lebih santai dan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya. Mual dan muntah berlebihan yang mulai mereda dapat meminimalkan cairan yang keluar dari tubuh ibu hamil.

Namun, ketika memasuki trimester ketiga, ibu hamil akan kembali merasa lelah. Hal ini dipengaruhi oleh beban dari bayi di dalam perut, dan berat badan ibu hamil. Selain itu, ukuran rahim yang bertambah besar juga dapat menekan kandung kemih, yang kemudian meningkatkan frekuensi berkemih.

Frekuensi berkemih yang bertambah dapat memengaruhi waktu tidur ibu hamil. Alhasil, kurang tidur dapat meningkatkan perasaan lelah pada ibu hamil.

Rasa lelah berlebihan saat kehamilan mungkin membuat Anda khawatir. Namun, ada beberapa upaya yang dapat Anda lakukan untuk meredakan keluhan badan lelah, yaitu:

  • Istirahat yang cukup

Anda perlu memiliki waktu istirahat yang cukup, apalagi ketika sedang merasa lelah. Anda bisa memulai waktu tidur lebih awal atau menyempatkan diri untuk tidur siang. Selain itu, kurangi konsumsi air beberapa jam sebelum waktu tidur untuk menekan frekuensi berkemih.

  • Asupan gizi seimbang

Mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh. Anda harus mendapat asupan kalori, zat besi, dan protein dalam jumlah cukup. Anda juga perlu mencukupi asupan cairan selama kehamilan.

  • Melakukan olahraga

Saat hamil, Anda dianjurkan untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang. Contohnya, Anda bisa melakukan olahraga seperti berjalan 30 menit per hari.

  • Mengatur aktivitas sehari-hari

Anda perlu mengatur aktivitas dan pekerjaan sehari-hari. Anda harus membatasi aktivitas selama kehamilan, agar tidak menguras tenaga. Hal ini penting demi kesehatan janin. Mintalah bantuan suami, kerabat dekat, atau teman kerja untuk membantu menyelesaikan aktivitas atau pekerjaan Anda.

Badan lelah di masa kehamilan merupakan hal wajar. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Anda bisa mencoba beberapa upaya di atas.

Namun, bila semua cara tersebut belum dapat meredakan keluhan badan lelah saat hamil, segera konsultasikan dengan dokter. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada masalah kesehatan yang dapat menimbulkan kondisi badan lelah.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar