Sukses

5 Makanan Ini Bikin Kentut Makin Bau

Hati-hati, beberapa makanan ini bisa menyebabkan kentut menimbulkan bau tidak sedap.

Klikdokter.com, Jakarta Kentut disebabkan oleh udara yang terperangkap. Udara ini bisa datang dari mana saja, bisa dari makanan atau minuman. Selain itu, terbentuknya udara juga bisa disebabkan oleh gas yang diproduksi dari reaksi kimia atau metabolisme bakteri yang tinggal di usus.

Meski kentut adalah sesuatu yang normal dan sehat, faktanya hal ini juga bisa merepotkan. Bahkan, beberapa makanan tertentu dapat membuat kentut menimbulkan bau tidak sedap. Berikut ini adalah beberapa makanan yang menyebabkan aroma kentut menjadi lebih menyengat.

1. Brokoli dan kembang kol

Sayuran ini tinggi serat dan mengandung kadar serat yang tinggi dan jenis karbohidrat yang tidak mudah dicerna oleh tubuh. Menurut David M. Poppers, MD, PhD, ahli gastroenterologi dan profesor di New York University (NYU) Langone Health, bakteri yang terdapat pada usus besar bisa memanfaatkan serat untuk menghasilkan energi. Namun proses metabolisme ini dapat menimbulkan gas.

2. Susu, keju dan yoghurt

Tidak semua orang dapat dengan mudah mencerna kandungan laktosa pada susu. Tubuh harus memiliki jumlah enzim laktase yang cukup untuk mencernanya. Pada akhirnya, proses metabolisme ini dapat membuat perut kembung dan sembelit. Fakta membuktikan bahwa semakin usia bertambah, orang semakin sulit untuk mencerna susu.

3. Kacang-kacangan

Menurut penelitian yang diterbitkan di Nutritional Journal, sebagian besar kacangan-kacangan mengandung serat dan gula yang tinggi. Bakteri pada usus  memecah gula ini untuk menghasilkan berbagai macam gas seperti hidrogen, metana, hingga belerang.

4. Minuman bersoda

Pada umumnya minuman berkarbonasi mengandung pemanis buatan yang tidak dapat diserap oleh tubuh. Pada akhirnya, gula yang tidak dapat dicerna oleh tubuh itu difermentasi oleh bakteri. Hal ini berdampak pada peningkatan frekuensi kentut.

5. Daging sapi dan babi

Daging sapi dan babi mengandung methionine, asam amino yang mengandung belerang yang menghasilkan aroma seperti telur busuk. Selain itu, lemak pada daging dapat memperlambat proses pencernaan. Hal ini otomatis akan memberi waktu pada bakteri untuk menghasilkan gas yang lebih menyengat. Untuk menghindari aroma tidak sedap ini, Anda dapat menggantinya dengan daging ikan atau ayam.

Kentut merupakan hal yang normal. Sebuah studi pada orang sehat usia 21-59 tahun menemukan bahwa rata-rata setiap orang buang angin sebanyak 10 kali sehari. Buang angin dikatakan berlebih bila terjadi di atas 10 kali. Untuk menghindari bau tidak sedap pada kentut, Anda perlu menghindari beberapa makanan di atas.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar