Sukses

Sederet Ancaman dari Spinocerebellar Ataxia

Kenali lebih jauh mengenai spinocerebellar ataxia dan dampaknya pada otot.

Klikdokter.com, Jakarta Kebanyakan orang masih asing dengan penyakit spinocerebellar ataxia. Jika Anda salah satunya, mungkin perlu mengetahui terlebih dulu apa itu ataxia.

Ataxia adalah penyakit degeneratif dari sistem saraf yang menyebabkan hilangnya koordinasi. Kondisi ini memengaruhi bagian otak kecil yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan.

Gejala ataxia ini bisa bermacam-macam dan berbeda pada setiap orang. Gejala dapat timbul secara perlahan selama bertahun-tahun, tetapi juga bisa memburuk dalam hitungan bulan. Beberapa gejala yang paling sering muncul adalah bicara pelo, sulit untuk makan, gerakan mata yang tidak normal, kesulitan berjalan, tremor, dan sebagainya.

Salah satu jenis ataxia yang bersifat genetik adalah spinocerebellar ataxia (SCA). SCA merupakan penyakit degeneratif dan progresif, artinya dapat memburuk seiring waktu. Penyakit ini memengaruhi otak kecil, batang otak, dan beberapa bagian lainnya dari sistem saraf pusat, sehingga berdampak pada koordinasi saraf dan otot tubuh.

Seperti ataxia, tanda dan gejala SCA juga bervariasi. Contohnya, jika terdapat gangguan fungsi motorik dari batang otak, maka gejala yang muncul adalah atrofi lidah yang menyebabkan sulit menelan, kelemahan otot-otot wajah, dan kedutan otot wajah. Pada gangguan fungsi motorik lainnya, bisa terjadi spastisitas (otot menjadi kaku) dan hiperrefleksia (refleks otot rangka) sehingga penderita akan merasa lunglai dan sering terjatuh. Hingga kini, para peneliti masih mencoba mencari tahu penyebab utama dari SCA.

Untuk menegakkan diagnosis SCA, diperlukan wawancara medis yang sangat lengkap meliputi riwayat penyakit, riwayat penyakit keluarga, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan neurologis. Bila diperlukan, beberapa tes laboratorium dapat dilakukan untuk mencari kemungkinan penyebab lainnya.

Jika Anda curiga memiliki spinocerebellar ataxia, jangan ragu untuk segera menemui dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya penyakit menjadi terlalu jauh 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar