Sukses

Pentingnya Asupan Sehat di 1000 Hari Pertama Kehidupan Bayi

Agar bayi selalu sehat, 1000 hari pertama kehidupannya harus didukung dengan asupan sehat.

Klikdokter.com, Jakarta Menurut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2015, Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 305 per 100.000 kelahiran. Oleh sebab itu, pada Sabtu (9/12/2017) lalu, digelar kampanye Bunda PAS (Pentingnya Asupan Sehat) pada 1000 hari pertama kehidupan bayi.

Berdasarkan penelitian tersebut, empat penyebab AKI adalah pendarahan, eklamsia, infeksi serta komplikasi dari aborsi ataupun persalinan. Eklamsia sendiri dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan mikronutrien ibu, antara lain dengan antioksidan penting seperti selenium, enzim Q10, fish oil, vitamin C dan vitamin E.

Sebuah penelitian dari Riset Kesehatan Dasar 2013 juga menunjukkan angka Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil sebanyak 24,2 persen.

“Salah satu indikator dari KEK adalah pola hidup yang sehat dan gizi yang seimbang pada masa sebelum, saat dan setelah periode kehamilan,” tutur dr. Raissa E. Djuanda, M. Gizi, Sp. GK, Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Hermina.

Menurut dr. Raissa, pentingnya 1000 hari pertama dihitung sejak tiga bulan sebelum masa kehamilan hingga setelah melahirkan dan anak berusia dua tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi para calon ibu untuk mendapatkan pembentukan tubuh yang siap hamil dan melahirkan anak yang baik kondisinya.

“Asupan makronutrien dalam bentuk karbohidrat, vitamin dan lemak, serta mikronutrien dalam bentuk asam folat, DHA, kalsium dan zat besi, semua harus tercukupi. Jika tidak, bayi akan terlahir dengan kondisi kurang gizi atau kurang cerdas,” tambah dr. Raissa.

Sejalan dengan kebutuhan tersebut, Dickson Susanto selaku Country Manager Kalbe Blackmores Nutrition memaparkan bahwa pemahaman ibu terhadap pentingnya asupan sehat selama 1000 hari pertama kehamilan hingga menyusui masih perlu digalakkan.

Menjawab masalah kurangnya asupan sehat  serta nutrisi penting ibu hamil dan menyusui, Blackmores sendiri memiliki produk unggulan Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold sebagai suplemen dengan kandungan nutrisi yang diperlukan selama 1000 hari pertama kehidupan si Kecil.

“Dengan kandungan tinggi DHA, kalsium, zat besi, vitamin dan mineral, Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold dapat menjadi pilihan bagi para ibu hamil dan menyusui untuk memenuhi asupan sehat,” jelas Gicella Dian, Marketing Manager Kalbe Blackmores Nutrition.

Dian juga menambahkan, bahwa produk Blackmores tersebut kandungannya sudah disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan sudah dikonsultasikan dengan WHO (World Health Organization).

Kampanye Bunda PAS juga dihadiri oleh Donita Nugroho, selaku public figure dan konsumen Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold.  “Asupan yang dibutuhkan ibu hamil itu banyak dan terkadang tidak cukup dari makanan saja. Jadi, ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi suplemen kesehatan,” ucapnya.

Ditanya soal pilihannya atas Blackmores, Donita menjawab, “Saya senang Blackmores karena cukup serius dalam mendukung kesehatan bunda dan buah hati ibu Indonesia dengan memenuhi asupan nutrisi yang pas, salah satunya dengan diadakannya acara kampanye Bunda PAS ini,” jelasnya.

Donita sendiri mengaku diminta oleh dokter untuk banyak mengonsumsi DHA untuk perkembangan otak bayi yang lebih baik. “Selain berbentuk kapsul dan mudah dikonsumsi, Blackmores ini tidak amis. Saya konsumsi juga saat menyusui kemarin,” tambah Donita yang kini sedang mengandung anak kedua.

Yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah pengetahuan soal berapa kadar nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

“Pada masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan 27 mg zat besi setiap harinya. Asam folat juga jangan sampai kurang, sebab dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dan timbulnya risiko preeklamsia,” terang dr. Bram Pradipta, SpOG, Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan dari Klikdokter.com.

Karena asupan sehat selama 1000 hari pertama kehidupan bayi merupakan hal yang sangat penting dan perlu Anda perhatikan, ketika Anda atau orang terdekat Anda hamil, penuhilan kebutuhan akan asupan nutrisi seperti yang telah dijelaskan di atas. Dan yang tidak kalah penting, berkonsultasilah dengan dokter spesialis untuk penanganan yang tepat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar