Sukses

Asisten Demian Aditya Membaik Pasca Kecelakaan ‘The Death Drop’

Kecelakaan atraksi The Death Drop memakan korban, asisten Demian Aditya. Begini kondisinya setelah mendapatkan perawatan.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak ada yang menduga bahwa atraksi The Death Drop yang ditampilkan oleh pesulap Demian Aditya akan berakhir dengan sebuah kecelakaan. Namun, bukan sang pesulap yang menjadi korban, melainkan asisten Demian Aditya, Edison Wardhana. Peristiwa tragis itu mewarnai malam puncak SCTV Awards 2017, Rabu (29/11/2017) malam lalu.

Dalam aksi The Death Drop, Demian sedianya menampilkan aksi berjuang keluar dari sebuah peti yang tergantung dengan tali. Beberapa meter di bawah peti yang digantung, terpasang batang-batang besi yang tegak. Menurut rencana, Demian seharusnya bisa meloloskan diri sebelum tali penahan peti terbakar. Namun aksinya digantikan oleh sang asisten, Edhison Wardhana. Dan terjadilah kecelakaan tersebut.

Sempat dalam kondisi kritis

Edison Wardhana yang menjadi stuntman untuk Demian, diduga mengalami kecelakaan saat masih berada dalam peti. Ia gagal membebaskan diri hingga akhirnya peti terjatuh. Akibatnya Edison pun mengalami luka serius. Pria yang akrab disapa Echon itu bahkan sempat kritis dan harus dirawat di ICU Rumah Sakit  Royal Taruma, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Cedera akibat kecelakaan yang dialami Echon memang tergolong serius dan kompleks. Menurut dr.Dyah Novita Anggraini, dari KlikDokter, kerusakan organ yang terjadi pada kasus Echon terletak di organ paru, adanya fraktur iga dan trauma tusuk di organ bokong.

Beberapa saat setelah kecelakaan, Echon yang tidak sadarkan diri sempat siuman. Hal tersebut dinyatakan oleh Ridwan Ongkowidagdo, komentator IBL yang juga sahabat Edison. Menurutnya, kondisi mantan atlet basket nasional itu kritis, tapi masih sempat siuman dan berkomunikasi secara terbatas dengan keluarga dekat.

Kondisi mulai membaik

Klarifikasi mengenai kondisi terakhir Echon akhirnya diberikan oleh sang kakak, Rivelino Vevikananda,  pada Senin, 4 Desember lalu. Ia didampingi oleh istri Echon, Ayu Diah Utami, dan tentu saja, Demian Aditya,.

Menurut keterangan, seperti dikutip dari sejumlah sumber, ada dua luka terparah yang dialami Echon. Tusukan dari belakang menembus ke paru-paru. Pendarahan pertama yang parah itu menyebabkan Echon kehabisan cairan dan darah saat tiba ke rumah sakit. Sedangkan pendarahan terparah kedua berupa tusukan di belakang bokong.

Menurut keluarga, setelah menjalani sejumlah operasi, saat ini Echon sudah mulai pulih dan bisa menggerakkan kaki kirinya. Itu artinya, fungsi ototnya mulai kembali normal. Sejumlah cedera dan kerusakan pada bagian tubuh lainnya – seperti tulang rusuk yang patah - masih terus ditangani oleh tim dokter.

Rencananya, dalam beberapa hari ini Echon akan dipindahkan dari ICU ke ruang intermediate. Setelah dilakukan observasi, selanjutnya Echon akan masuk ke ruang perawatan.  Rencananya Senin depan akan dilakukan  operasi untuk tulang rusuk yang patah.

Kondisi Echon kini sudah mulai membaik. Mantan pebasket itu juga sudah mulai sadarkan diri meski masih harus menjalani perawatan intensif. Demian menyebut ini sebagai sebuah mukjizat.

Pemulihan kondisi asisten Demian Aditya ini pasca kecelakaan atraksi The Death Drop, memang perlu waktu. Seperti yang dikatakan dr.Dyah Novita Anggraini, proses pemulihan Edison sangat tergantung pada kondisi Edison, serta usahanya untuk pulih pasca operasi.  Semoga kondisi Edison berangsur membaik.  

[RH]

0 Komentar

Belum ada komentar