Sukses

Asma Kambuh Saat Hamil, Amankah Konsumsi Obat?

Ketika asma kambuh saat hamil, Anda perlu mengonsumsi obat. Tapi amankah cara ini saat mengandung janin?

Klikdokter.com, Jakarta Asma merupakan suatu penyakit kronis yang menyerang saluran napas. Dalam kondisi ini terjadi peradangan dan penyempitan saluran napas yang disertai produksi lendir (mucus) yang berlebih, di saluran napas. Ibu hamil juga bisa mengalami asma.

Biasanya asma terjadi sebagai respon terhadap pemicu tertentu dari luar tubuh. Salah satu faktor pencetus asma, di antaranya karena terhirupnya zat iritan di udara.

Beberapa gejala yang dapat terjadi pada seseorang yang mengalami asma adalah:

  • Sesak napas,
  • Sulit berbicara
  • Dada terasa berat.
  • Sering batuk, terutama malam hari
  • Gelisah.
  • Frekuensi napas dan denyut jantung meningkat.
  • Suara napas mengi

Penyakit asma dapat menyerang siapa saja, tua atau muda, laki maupun perempuan, termasuk ibu hamil. Penyakit asma adalah penyakit kronis yang paling umum terjadi pada kehamilan.

Menurut American Lung Association, selama kehamilan 1/3 dari jumlah wanita hamil dengan asma akan mengalami perbaikan gejala, 1/3 wanita dengan gejala stabil, dan 1/3 wanita lainnya mengalami perburukan gejala asma.

Penyakit asma bisa jadi membahayakan jiwa bila tidak dikontrol dengan pemberian obat secara rutin.  Karena orang yang mengalami asma dapat mengalami penurunan kadar oksigen di darahnya.

Bayangkan bila hal tersebut terjadi saat Anda hamil, tentu aliran oksigen bagi janin pun bisa terganggu. Pada akhirnya kondisi tersebut dapat mengakibatkan berbagai komplikasi pada kehamilan, seperti kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa bila ibu hamil tidak mengobati asmanya secara terkontrol selama kehamilan, dapat timbul hal yang lebih membahayakan dirinya maupun janin yang dikandung.

Solusinya adalah dengan penggunaan obat asma inhalasi (dihirup) saat hamil   yang sudah dipastikan keamanannya dan efektif bagi ibu hamil. Pengobatan asma ini dapat dilanjutkan hingga Anda melahirkan maupun saat sedang menyusui, namun tentu tetap harus dalam pengawasan dokter.

Saat Anda hamil, sangat disarankan mendiskusikan penyakit asma yang Anda alami dengan dokter yang merawat sejak Anda melakukan persiapan kehamilan. Hal ini dapat mencegah terjadinya asma dan dapat meningkatkan kualitas kesehatan bagi Anda maupun janin yang dikandung.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar