Sukses

Selamat Jalan, Adam Fabumi, Bayi dengan Trisomi 13

Bayi lucu yang menggemaskan, Adam Fabumi, meninggal dunia setelah beberapa bulan bertarung melawan penyakit Trisomi 13.

Klikdokter.com, Jakarta Adam Fabumi akhirnya meninggal dunia, Rabu sore (22/11/ 2017). Sejak lahir pada April 2017 lalu, Adam langsung menarik perhatian masyarakat dan dunia medis. Tidak hanya karena sosoknya yang lucu dan menggemaskan, tetapi juga karena penyakit langka yang dideritanya, Trisomi 13.

Akibat penyakit ini, Adam memiliki kromosom ekstra yang menyebabkan ia menderita sejumlah kelainan fisik. Penyakit ini juga diduga bisa memengaruhi perkembangan mentalnya.

1 dari 3 halaman

Pantang menyerah

Pemunculan Adam Fabumi pertama kali di media sosial berawal ketika  sang bunda, Ratih Megasari, mengunggah foto-foto bayi lucu itu di instagram. Di balik sosoknya yang menggemaskan, keberadaan Adam langsung menarik perhatian karena di usia sedini itu, ia sudah harus bertarung melawan penyakit langka, Dandy-Walker Syndrome.

Adam menderita sindrom tersebut sejak dalam kandungan usia 5 bulan. Kelainan ini memengaruhi perkembangan otaknya karena tidak terbentuknya saluran pembuangan cairan otak di dalam kepala. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini kondisi yang dialami Adam sangat kompleks.

Rupanya perjuangan Adam tidak berhenti di situ. Bayi mungil ini kemudian didiagnosis menderita Trisomi 13, yang mengakibatkan adanya kelainan fisik.

Adam juga mengalami kebocoran jantung sebesar 3,5 mm dan mengalami kelainan dinding jantung karena terdapat lubang pada dinding pemisah jantung. Akibatnya,, darah di dalam jantungnya juga bercampur akibat kerusakan ruas jantung.

Orang tua Adam, Ratih dan Kiagoos Herling Kamaludin (Ludi), pun menempuh beragam upaya demi bisa merawat bayi mungil mereka. Keduanya  terus berjuang untuk kesembuhan Adam. Dukungan dari keluarga dan para netizen pun mengalir.

Ratih dan Ludi bertekad kuat agar sang buah hati bisa tumbuh layaknya bayi normal. Kasih sayang yang luar biasa tidak terhingga mereka curahkan untuk Adam yang berjuang melawan penyakit tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Perjuangan yang menginspirasi

Perjuangan Ratih dan Ludi dalam mengusahakan kesembuhan Adam, sempat diabadikan dalam video klip kelompok RAN, dalam lagu berjudul Melawan Dunia.

Ya, keduanya seakan ‘melawan dunia’ dan mencoba mematahkan pendapat medis dan literatur, bahwa bayi penderita Trisomi 13 pasti tidak akan berumur panjang. Ratih, Ludi, dan Adam, pun sama-sama berjuang. Mereka yakin, meskipun penyakit itu belum ada obatnya, suatu saat Adam akan sembuh.

Namun Tuhan berkehendak lain. Rabu sore (22/11) Adam berpulang menghadap Yang Maha Kuasa. Berita tersebut diumumkan oleh Prima Watie, perawat yang sehari-hari menjaga Adam, melalui akun media sosialnya. Unggahan berisi foto Adam tersebut pun langsung dibanjiri oleh ucapan duka cita dari para netizen.

Kini si pejuang tangguh itu telah tiada. Penderitaannya menyandang penyakit Trisomi 13 selama bertahan hidup beberapa bulan, berakhir sudah. Satu pelajaran yang bisa dipetik dari perjuangan bayi mungil nan menggemaskan ini: jangan pernah menyerah melawan penyakit apa pun.

Kami dari keluarga besar KlikDokter mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Adam Fabumi. Selamat jalan, Nak. Surga menantimu.

[RVS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar