Sukses

Mengenal Lebih Jauh tentang Susu Whey Protein

Susu whey protein sangat dikenal sebagai susu pembentuk otot. Apa, sih, sebenarnya susu whey protein itu?

Klikdokter.com, Jakarta Mungkin Anda sering mendengar soal susu whey protein di iklan-iklan televisi. Saat bicara mengenai whey, sebenarnya Anda bicara mengenai kompleks protein.

Pada dasarnya, whey protein adalah sejenis protein yang didapatkan dari susu sapi  melalui proses penyaringan dan dapat dipecah kembali menjadi partikel protein yang lebih kecil, seperti laktoferin, imunoglobulin, lisozim, glikomaktropeptida, dan masih banyak lagi. 

Terdapat beberapa jenis whey protein, di antaranya:

  1. Konsentrat

Whey protein konsentrat merupakan generasi pertama jenis whey protein yang ditemukan. Whey protein konsentrat mengandung sekitar 30–40% protein dan memiliki kandungan laktosa, dan lemak. Sementara, susu whey modern dapat mengandung 70–70% protein dan mengandung lemak serta laktosa yang lebih sedikit.

  1. Isolate

Dengan perkembangan teknologi, komponen-komponen dari susu sapi dapat disaring dengan lebih baik dan menghasilkan whey protein yang terisolasi. Pada whey protein isolate, kandungan protein yang ada dapat mencapai 90–95% dan dapat tidak mengandung lemak sama sekali.

Whey protein sangat populer di kalangan atlet-atlet, terutama atlet binaraga. Whey protein ini berfungsi untuk memaksimalkan pembentukan dan pertumbuhan otot. Karena alasan ini, susu whey sangat digemari oleh para pencinta olahraga angkat beban.

Berkat kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang  sports science and nutrition, ternyata whey protein ditemukan memiliki banyak sekali manfaat lainnya.

Dalam beberapa dekade terakhir, whey protein didapatkan memiliki potensi untuk mengurangi risiko kanker, melawan HIV, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan stres dan kortisol, meningkatkan fungsi liver, menyurutkan tekanan darah, dan yang penting untuk atlet adalah mampu menambah performa olahraga.

Salah satu efek utama whey protein terhadap tubuh adalah meningkatkan kadar glutation (GSH). GSH memiliki peran yang penting dalam menjaga fungsi sistem imun. Konsentrasi GSH sangat berhubungan dengan jumlah limfosit (sel yang penting dalam kekebalan tubuh) .

Semakin tinggi kadar GSH yang ada di dalam tubuh, jumlah limfosit pun akan semakin banyak. Dengan semakin banyak sel imunitas ini maka kekebalan tubuh akan semakin baik.

Menarik, kan, fakta-fakta seputar susu whey protein ini? Selain berguna untuk pembentukan otot, ternyata protein jenis ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar