Sukses

Mengenal Jenis-jenis Insulin untuk Pengobatan Diabetes

Tahukah Anda terdapat beberapa jenis insulin untuk pengobatan diabetes di Indonesia. Apa saja itu?

Klikdokter.com, Jakarta Sudah lebih dari satu abad sejak insulin untuk terapi diabetes pertama kali ditemukan. Sejak saat itu, para ahli terpacu untuk mengembangkan insulin yang dapat bekerja semirip mungkin dengan insulin dalam tubuh manusia.

Saat ini, di Indonesia, Anda bisa menemukan berbagai jenis insulin. Macamnya dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya (insulin manusia dan insulin analog) dan lama kerjanya. Saat ini, insulin diberikan untuk diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes di usia muda.

Agar Anda lebih mengenal jenis-jenis insulin yang beredar di Indonesia, berikut di bawah ini penjelasannya.

Awal penemuan insulin

Pada tahun 1921, dokter Frederick Banting dan muridnya Charles Best, melakukan eksperimen dengan mengangkat pankreas anjing-anjing di Toronto, Kanada. Setelah pankreas hewan tersebut diangkat, muncullah gejala diabetes pada anjing-anjing itu.

Frederick dan Charles kemudian mengambil ekstrak insulin dari pankreas yang diangkat. Langkah selanjutnya yang mereka lakukan adalah menyuntikkan kembali ekstrak insulin tersebut ke anjing-anjing itu.

Hasilnya sungguh ‘ajaib’! Hewan-hewan itu kembali sehat. Suksesnya percobaan ini mendorong mereka untuk mengembangkan terapi insulin untuk diabetes pada manusia.

Pada tahun 1922, terapi insulin secara resmi diperkenalkan untuk mengatasi diabetes pada manusia. Leonard Thompson, seorang remaja 14 tahun dengan diabetes tipe 1, menjadi pasien pertama yang mendapatkan suntikan insulin.

Dengan terapi ini, ia dapat bertahan hidup hingga 13 tahun kemudian. Sebelum ada terapi insulin, pasien dengan diabetes tipe 1 hanya bisa hidup selama beberapa bulan sejak terdiagnosis.

1 dari 2 halaman

Jenis-jenis insulin di Indonesia

Saat ini, insulin tidak hanya diberikan untuk diabetes tipe 1, tetapi juga diabetes tipe 2 dan diabetes di usia muda (MODY/Maturity Onset of Diabetes of Young). Di Indonesia, jenisnya dapat dikelompokkan berdasarkan asal dan lama kerjanya.

Dari asalnya, terdapat dua jenis insulin yaitu insulin manusia dan insulin analog. Istilah ‘insulin manusia’ merupakan sebutan untuk menjelaskan bahwa insulin buatan ini memiliki cara kerja yang mirip dengan insulin yang diproduksi oleh tubuh manusia.

Baik insulin manusia maupun analog diproduksi dengan memperbanyak protein insulin di dalam bakteri E. coli. Namun, insulin analog menjalani proses modifikasi genetik agar insulin dapat bekerja lebih cepat atau diatur lama kerjanya sesuai dengan yang diinginkan.

Berdasarkan lama kerjanya, insulin dibagi menjadi:

  • Insulin kerja pendek atau cepat, dengan lama kerja 4-8 jam. Insulin jenis ini diberikan 30-60 menit sebelum makan untuk mengendalikan kadar gula darah sesudah makan. Contoh: insulin manusia kerja pendek (Humulin S®, Actrapid ®) dan insulin analog kerja cepat (Humalog®, Novorapid®, Apidra®).
  • Insulin kerja menengah, dengan lama kerja 8-12 jam. Insulin jenis ini lebih lambat diserap oleh tubuh dan digunakan untuk mengendalikan kadar gula darah saat tidak makan atau puasa. Contoh: insulin manusia NPH (Humulin N®, Insulatard®)
  • Insulin kerja panjang, dengan lama kerja 12-24 jam. Insulin jenis ini paling lambat diserap oleh tubuh dan bertujuan untuk mengendalikan kadar gula darah puasa. Umumnya hanya digunakan satu kali (sebelum tidur malam) atau dua kali (pagi dan malam hari). Contoh: insulin analog kerja panjang (Lantus®, Levemir®, Ezelin®).

Untuk pasien dengan kebutuhan khusus, juga tersedia insulin campuran atau premixed dengan perbandingan yang tetap. Insulin jenis ini merupakan kombinasi antara insulin kerja pendek dan kerja menengah (Humulin® 30/70 dan Mixtard® 30/70 untuk insulin manusia) atau insulin kerja cepat dan kerja menengah (Humalog® 75/25 dan Novomix® 30 untuk insulin analog).

Sekarang Anda tahu bahwa insulin ternyata banyak jenisnya. Ragam jenis insulin ini disediakan agar pasien bisa mendapatkan terapi yang paling sesuai dengan kondisi diabetes yang dialaminya.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar