Sukses

Kenali Bahaya di Balik Pembengkakan Kelenjar Ludah

Jangan sepelekan pembengkakan kelenjar ludah, karena berpotensi sebabkan ancaman kesehatan yang lebih serius!

Klikdokter.com, Jakarta Kelenjar ludah atau kelenjar saliva, memegang peranan penting dalam memproduksi saliva atau air liur. Selain itu kelenjar ini juga berperan dalam  memelihara kesehatan jaringan di dalam rongga mulut.

Maka tak heran, jika kelenjar ini membengkak, fungsi rongga mulut dan kesehatan tubuh secara keseluruhan akan terganggu.

Kelenjar ludah terbagi menjadi 2, yaitu mayor dan minor.

  • Kelenjar ludah mayor

Kelenjar ludah mayor terdiri atas sepasang kelenjar parotis yang terletak di bagian bawah telinga belakang, sepasang kelenjar submandibula yang terletak di bawah tulang rahang bawah, serta sepasang kelenjar sublingualis yang terletak di bawah lidah dan di bawah permukaan jaringan dalam mulut.

  • Kelenjar ludah minor

Kelenjar ludah minor jumlahnya ratusan. Kelenjar ini terletak di dalam seluruh rongga mulut.

Pembengkakan kelenjar ludah bisa terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh, yang mengalirkan ludah dari kelenjar menuju mulut. Penyebab penyumbatan yang paling umum adalah batu.

Batu kelenjar ludah paling sering dijumpai pada orang dewasa. Biasanya, terbentuk dari garam yang terkandung di dalam ludah.

Kelenjar ludah yang tersumbat akan membuat ludah kembali ke dalam empedu, sehingga menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tersebut. Akibatnya, kelenjar yang membengkak terisi ludah akan mudah terinfeksi bakteri.

1 dari 2 halaman

Penyakit Akibat Pembengkakan Kelenjar Ludah

Pembengkakan kelenjar ludah dapat menjadi cikal bakal penyakit-penyakit berikut ini:

  1. Gondok (Viral Parotitis/ Mumps)

Penyakit yang menyerang kelenjar parotis ini disebabkan oleh RNA Virus. Pembengkakan kelenjar ini bisa terjadi antara 2-3 minggu. Virus lain yang juga dapat menyebabkan Mumps adalah virus Coxsackie, virus para influenza, virus influenza, virus herpes, virus echo dan virus koriomeningitis (choriomeningitis virus). 

  1. TBC primer

Pembengkakan kelenjar ludah juga dapat menjadi awal penyebaran infeksi tuberkulosis.

  1. Toxoplasmosis

Ini adalah penyakit hewan yang dapat ditularkan ke manusia. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hal ini adalah makanan yang tidak dimasak hingga matang, daging yang terinfeksi, dan tanah yang terpapar feses kucing.

Selain pembengkakan kelenjar ludah, toxoplasmosis juga memiliki gejala lain seperti anemia, kejang, muntah, bisul di kulit, radang paru-paru, diare, demam, kulit kuning dan pengapuran tengkorak.

  1. Sjorgen syndrome

Ini adalah penyakit autoimun. Gejala yang ditimbulkan berupa kekeringan pada rongga mulut dan sekitar mata. Penderitanya dapat mengalami kesulitan mengunyah, menelan, dan berbicara bila tidak mendapatkan cairan tambahan.

  1. Sialadenosis

Pembengkakan kelenjar ludah dapat menjadi pertanda adanya sialadenosis. Penyakit ini bukan disebabkan oleh reaksi peradangan maupun keganasan, sehingga sering terjadi tanpa gejala. Sialadenosis lebih banyak ditemui pada penderita obesitas.

Mengingat bahayanya penyakit di atas, segera periksakan diri ke dokter bila mengalami pembengkakan kelenjar ludah. Jangan biarkan penyakit tersebut terjadi secara berkelanjutan, apalagi hingga menurunkan kualitas hidup Anda!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar