Sukses

3 Tanda Keguguran yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil

Inilah beberapa tanda-tanda keguguran yang harus dikenali oleh ibu hamil.

Klikdokter.com, Jakarta Keguguran adalah salah satu masalah yang paling ditakuti oleh ibu hamil. Hal ini biasanya terjadi saat usia kandungan di bawah 20 minggu.  Perdarahan dan nyeri perut adalah tanda-tanda utama dari keguguran. Namun, apabila hal tersebut terjadi, belum tentu menunjukkan kematian janin.

Seorang ahli dari The Fertility Center di Santa Monica bernama Ingrid Rodi, M.D., menyarankan ibu hamil untuk mengetahui gejala keguguran lebih dini. Menurutnya, beberapa faktor seperti usia, berat badan, penyakit tertentu, dan gaya hidup dapat menyebabkan risiko keguguran lebih tinggi.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda terjadinya keguguran yang harus Anda kenali.

1. Perdarahan

Meski perdarahan merupakan tanda awal keguguran, hal ini tidaklah sepenuhnya benar. “Sekitar 30 persen wanita akan mengalami perdarahan selama kehamilan mereka. Tapi tidak semua dari mereka akan mengalami keguguran,” kata dr. Rodi.

Selain itu, perdarahan pada trimester awal tidak selalu terkait dengan keguguran. Banyak ibu hamil yang mengalami hal tersebut namun tetap bisa melahirkan. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan analisis yang tepat.

2. Rasa nyeri

Rasa nyeri ini mungkin terjadi di perut, daerah panggul, atau punggung bagian bawah. Meski begitu, rasa nyeri ini sulit dibedakan dengan kram saat awal-awal kehamilan karena adanya perluasan rahim. Jika nyeri disertai perdarahan, maka patut diwaspadai sebagai tanda-tanda keguguran.

3. Menurunnya aktivitas bayi

Mayoritas keguguran terjadi pada trimester pertama, namun tanda-tanda kehilangan di kemudian hari dalam kehamilan mungkin berbeda. Salah satu cara utama untuk mengetahui kesehatan bayi adalah dengan tetap memperhatikan aktivitasnya.

Jika Anda melihat adanya penurunan aktivitas janin secara tiba-tiba, pastikan untuk memberi tahu dokter untuk menentukan apakah perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Perubahan gejala kehamilan

Menurut dr.Rodi, adanya perubahan pada gejala kehamilan bukanlah tanda-tanda umum keguguran. Namun, jika ada perubahan yang terjadi secara drastis, maka hal tersebut perlu Anda waspadai. Pada trimester kedua kehamilan, perubahan ini mungkin terkait dengan masalah penurunan hormon kehamilan.

Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan tingkat hormon tersebut, guna menentukan apakah kehamilan tersebut masih cukup aman atau tidak. 

Beberapa hal di atas merupakan tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai ibu hamil. Namun, sejumlah indikator tidak sepenuhnya membuktikan adanya keguguran. Agar lebih aman dan pasti, segera periksakan kandungan Anda ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar