Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Manfaat Seks BDSM bagi Kesehatan

Banyak yang menganggap, hubungan seksual dengan cara BDSM tidak sehat. Padahal, seks BDSM bermanfaat bagi kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Pernah mendengar tentang seks BDSM? Ya, BDSM yang memiliki kepanjangan bondage, domination, submission dan sadism, serta masochism, merupakan salah satu bentuk aktivitas seksual. Artinya, aktivitas seksual dilakukan dengan permainan suatu peran, ada yang mengambil peran dominan (memegang kendali) dan peran submisif (penurut).

Kemudian, aktivitas ini juga melibatkan proses pengikatan (contoh: menggunakan borgol atau tali) dan melakukan kekerasan yang menimbulkan kesakitan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Journal of Sexual Medicine menyebutkan, BDSM bisa dianggap normal apabila disepakati oleh suami istri dalam berhubungan seksual.

Banyak orang menganggap bahwa BDSM merupakan bentuk perilaku tidak normal, penyimpangan seksual, bahkan kelainan jiwa. Padahal, aktivitas seks BDSM sebenarnya merupakan bentuk dari foreplay. Bahkan, BDSM memiliki manfaat bagi kesehatan seperti dijabarkan di bawah ini:

  1. Meningkatkan keintiman pasangan

Sebuah penelitian pada jurnal Archives of Sexual Behavior menyebutkan, BDSM dapat meningkatkan keintiman dalam hubungan. Sebab, saat aktivitas BDSM terjadi, pasangan suami istri secara tidak sadar akan lebih saling menghayati perasaan sekaligus menurunkan hormon stres (kortisol), sehingga merasa lebih bahagia dan mengurangi stres. Hal ini tentu dapat meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga.

  1. Meningkatkan kesehatan jiwa

Orang yang melakukan aktivitas seks BDSM terbukti memiliki kesehatan mental lebih baik dibandingkan dengan orang yang melakukan aktivitas seks biasa. Hal ini dikemukakan di Journal Of Sexual Medicine. Orang yang melakukan BDSM menjadi lebih terbuka, lebih peka, lebih merasa aman dengan hubungannya, dan lebih bahagia.

  1. Mengurangi rasa cemas

BDSM dapat mengurangi rasa cemas akibat perasaan ‘menikmati’ saat disakiti ataupun menyakiti. Di saat yang bersamaan, aktivitas BDSM dapat mengubah aliran darah ke otak, tepatnya di bagian limbic system (bagian yang mengatur emosi), dan prefrontal cortex (bagian yang mengatur perilaku). Hal ini dapat menimbulkan rasa tenang.

Jadi, itulah tadi beberapa manfaat kesehatan aktivitas seks BDSM. Selain dapat meningkatkan keintiman di antara pasangan suami istri, seks BDSM ternyata juga dapat meningkatkan kesehatan jiwa.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar