Sukses

Atasi Depresi Anda dengan Mengubah Pola Diet

Bagaimana pola diet yang tepat untuk mengatasi gangguan depresi?

Klikdokter.com, Jakarta Rupanya penelitian telah membuktikan bahwa ada kaitan antara masalah perut dengan risiko stres dan depresi. Studi tersebut menyebut bahwa mikroba yang berada di dalam usus manusia dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental. Bisa jadi, ada yang salah dengan pola diet Anda.

Menurut seorang profesor dari UCLA’s Geffen School of Medicine, Dr. Emeran Mayer, MD, PhD, ada sejumlah studi yang telah membuktikan hal tersebut. Beberapa di antaranya menggunakan tikus, dan sebagian lagi menjadikan manusia sebagai objek penelitian.

Dalam sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Journal of Neuroscience, Dr. Mayer menyebutkan, pada dasarnya kedua bagian tersebut – mikroba dalam usus dan kesehatan mental seseorang – saling memengaruhi.

Bahkan, katanya, kedua hal ini cukup memainkan peran bagi kesehatan otak. Saat seseorang memiliki tingkat stres yang tinggi atau pola diet yang buruk (atau bahkan keduanya), dapat memicu terjadinya masalah di otak.

Sebab saat Anda tengah dalam kondisi stres, produksi hormon kortisol akan meningkat dan dapat memicu terjadinya peradangan yang mengganggu mikroba dalam usus. Mikroba yang terganggu itu kemudian menghasilkan "metabolit" alias produk sampingan dari proses metabolisme usus, yang kembali ke otak melalui darah atau saraf. Hormon tersebut kemudian merangsang otak dan memicu stres meningkat.

Jika Anda selalu merasa stres dan tak tenang, coba perhatikan pola makan Anda. Bisa jadi ada makanan yang selama ini mengganggu mikroba di usus.

Ganti Pola Diet

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal BMc Medicine mengelompokkan 67 orang yang memiliki tingkat stres beragam. Kemudian para peneliti meminta mereka untuk menjalani pola diet yang berbeda, untuk mengamati perilaku mikroba usus.

Setelah 12 minggu, kelompok yang memakan makanan sehat disebut mengalami penurunan tingkat depresi hingga 32 persen. Sementara kelompok lainnya hanya mengalami penurunan 8 persen.

Peneliti pun mengambil kesimpulan bahwa diet dengan variasi makanan sayuran berwarna, makanan rendah gula, dan lemak hewan dapat membantu Anda terhindar dari stres. Selain itu, Anda juga harus memasukkan sejumlah bahan makanan lain yang masuk dalam kategori sehat, seperti minyak zaitun. Di samping membuat usus lebih baik, yang berarti menekan tingkat stres dan depresi, diet dengan mengonsumsi sayur berwarna juga dapat memperbaiki sistem tubuh.

Nah, setelah mengetahui fakta tersebut, yuk mulai ubah pola diet Anda. Selain membuat perut sehat dan terasa nyaman, makan sehat juga dapat menghindarkan Anda dari stres berlebih maupun depresi.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar