Sukses

Minuman Isotonik Bisa Bikin Kulit Mulus, Mitos atau Fakta?

Benarkah minuman isotonik dapat membuat kulit mulus, atau justru tidak efektif dan mendatangkan dampak buruk?

Klikdokter.com, Jakarta Air adalah komponen esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan berbagai fungsi di dalam tubuh. Sebanyak 55 persen tubuh manusia terdiri dari air. Untuk mengatasi cairan tubuh yang hilang karena aktivitas fisik berat seperti olahraga, banyak orang mengonsumsi minuman isotonik. Namun ada pula yang menganggap, minuman isotonik dapat membuat kulit mulus. Benarkah?

Minuman isotonik adalah minuman yang memiliki kandungan gula dan garam, yang mendekati kadar gula dan garam di dalam cairan tubuh. Minuman olahraga tidak hanya minuman isotonik, tapi juga ada minuman hipertonik dan hipotonik. Namun keduanya tidak begitu tenar di masyarakat, karena tidak banyak tersedia di pasaran.

Dalam konteks penggunaan pada aktivitas fisik intensitas tinggi, minuman isotonik dapat memberikan energi dan stamina yang lebih prima. Dibandingkan dengan air biasa, minuman yang mengandung karbohidrat dan garam dapat memberikan dorongan energi yang bertahan sekitar satu jam pada aktivitas fisik intensitas tinggi.

Meski demikian, ternyata peran minuman isotonik dalam menjaga kelembapan kulit tidak jauh berbeda dengan air biasa. Kandungan gula di dalam minuman isotonik justru dapat menyebabkan penuaan dini. Kandungan gula tersebut dapat merusak elastin dan menghambat produksi kolagen di kulit.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu kunci untuk mendapatkan kulit yang sehat dan mulus adalah dengan menjaga kecukupan asupan cairan. Air putih merupakan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan dan menjaga kelembapan kulit.

Anda dapat mengonsumsi minuman isotonik saat beraktivitas fisik berat seperti berolahraga. Namun jangan konsumsi minuman isotonik terlalu banyak, karena minum air putih sesuai kebutuhan pun dapat memenuhi kebutuhan cairan tersebut.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar