Sukses

Vegetarian dan Vegan, Apa Bedanya?

Saat ini banyak jenis diet yang dilakukan demi menjaga kesehatan tubuh, seperti vegetarian dan vegan. Namun, apa perbedaan keduanya?

Klikdokter.com, Jakarta Vegetarian dan vegan memang terdengar serupa. Namun, kedua jenis diet ini memiliki menu makanan yang berbeda untuk dikonsumsi para pelaku diet.

Diet vegetarian diperkirakan sudah ada sejak sekitar 700 SM. Kemunculannya diduga karena mulai timbulnya kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan adanya kebiasaan terhadap agama atau etnik tertentu.

Vegetarian bisa diartikan sebagai seseorang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas. Namun, pelaku diet vegetarian masih mungkin mengonsumsi produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.

Biasanya menu vegetarian bisa terdiri dari buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum.

Adapun beberapa tipe dari vegetarian yang paling umum, yaitu:

  • Lacto-ovo vegetarian: Vegetarian yang menghindari konsumsi semua daging hewan, tetapi masih mengonsumsi produk berbahan dasar susu dan telur.
  • Lacto vegetarian: Vegetarian yang menghindari konsumsi daging hewan dan telur, tetapi masih mengonsumsi produk olahan susu.
  • Ovo vegetarian: Vegetarian yang menghindari konsumsi semua produk olahan daging hewan, kecuali telur.
  • Vegans: Vegetarian yang menghindari konsumsi semua daging hewan dan produk olahan hewan.

Berbeda dengan diet vegetarian, diet vegan bisa dibilang sebagai jenis vegetarian yang paling ketat. Saat ini veganism dikatakan sebagai cara hidup yang berupaya untuk menghindari segala bentuk eksploitasi pada hewan, termasuk dalam proses pembuatan makanan.

Ketika menjalani diet vegan, Anda juga harus menghindari bahan seperti gelatin, madu, albumin, protein whey protein casein, dan beberapa bentuk vitamin D3.

Perbedaan yang paling kentara dari kedua jenis diet ini adalah vegetarian menentang pembunuhan hewan untuk dimakan, tapi masih bisa mengonsumsi produk olahan hewan seperti susu dan telur selama hewan yang menjadi sumbernya tetap tersedia dalam jumlah yang memadai.

Sementara itu, vegan memiliki kepercayaan bahwa hewan punya hak untuk bebas agar tidak digunakan oleh manusia seperti untuk pembuatan makanan dan pakaian.

Baik vegetarian dan vegan akan memberikan dampak kekurangan terhadap asupan beberapa nutrisi. Keduanya, harus memperhatikan strategi untuk mencukupi nutrisi dari makanan berbahan dasar tumbuhan. Diperlukan konsumsi makanan dan suplemen yang mengandung zat besi, omega-3, kalsium, vitamin D dan vitamin B12 bagi para pelaku kedua jenis diet ini.

Sebuah penelitian menemukan bahwa vegetarian mengonsumsi vitamin dan kalsium lebih banyak dibandingkan dengan vegan. Dikatakan pula bila dibandingkan dengan vegetarian, vegan dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

Tak hanya itu, vegetarian memiliki body mass index (indeks massa tubuh) yang lebih besar dibanding vegan.

Jadi, sudah tahu kan perbedaan antara vegetarian dan vegan? Sebelum menentukan jenis diet yang akan Anda pilih, pikirkanlah baik-baik dampaknya bagi kesehatan tubuh Anda.

Setiap mengawali diet, baik itu vegetarian maupun vegan, Anda harus melakukannya secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan tubuh. Jangan sampai diet yang Anda lakukan tidak cocok bagi tubuh dan malah menimbulkan masalah kesehatan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar