Sukses

Mitos dan Fakta Seputar Tabir Surya

Ketahuilah fakta tentang tabir surya sebelum membeli agar mendapatkan fungsi proteksi maksimal untuk kulit.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian orang, memilih tabir surya bukanlah perkara mudah. Terlebih, saat ini ada banyak pilihan tabir surya dari berbagai merk yang ditawarkan di pasaran. Belum lagi mitos tentang tabir surya dan sinar ultraviolet yang juga tak kalah banyak, beredar dan tak jarang menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Berikut beberapa mitos seputar tabir surya yang banyak beredar dan kebenaran di baliknya:

• Tabir surya tidak selalu diperlukan

Banyak yang hanya menggunakan tabir surya saat akan terpapar lama dengan sinar matahari seperti ke pantai. Padahal tabir surya juga penting digunakan meskipun Anda di dalam ruangan atau kendaraan.

Kaca mobil memang dapat menghalau sinar UVB. Namun, Anda tetap membutuhkan tabir surya untuk menghalau sinar UVA.

• Orang berkulit gelap tidak butuh tabir surya

Kata siapa? Orang berkulit gelap memang jarang terkena suburn. Hal ini disebabkan karena kulit mereka mengandung lebih banyak melanin yang dapat melindungi kulit dari sinar UVB.

Namun, mereka tetap membutuhkan tabir surya untuk melindungi kulit mereka dari sinar UVA agar terhindar dari penuaan dini dan keriput. Melanin juga tidak dapat melindungi kulit dari sinar matahari yang ekstrim dan risiko kanker kulit.

• Kosmetik dapat menggantikan tabir surya

Penggunaan kosmetik memang akan memberikan sedikit perlindungan terhadap matahari. Namun, kosmetik saja tidaklah cukup. Tabir surya tetap dibutuhkan, baik sebelum maupun sesudah pemakaian kosmetik.

• Satu kali sehari sudah cukup

Penggunaan tabir surya satu kali di pagi hari tidaklah cukup karena akan memudar seiring dengan waktu. Sebaiknya, ulangi lagi penggunaan tabir surya setiap dua jam.

• Tabir surya tahan air

Tabir surya yang water resistance bukanlah water proof. Walaupun dikatakan tabir surya tahan air, tidak berarti benar-benar tidak ditembus air. Biasanya tabir surya tahan 40 hingga 80 menit di dalam air.

• SPF 30 dua kali lebih baik dibandingkan SPF 15

Makin tinggi angka SPF menunjukkan proteksi yang lebih baik, namun semakin rendah perbedaannya. SPF 30 tidak berarti 2 kali lebih baik daripada SPF 15. SPF 15 menangkal 93% sinar UVB, sedangkan SPF 30 dapat menangkal 97%.

Tidak ada tabir surya yang dapat menangkal sinar UV sebanyak 100%. Lebih baik menggunakan tabir surya SPF 30 dengan tepat daripada menggunakan SPF 50 tapi tidak mengulangi pemakaian.

Untuk urusan tabir surya, hal yang penting untuk diperhatikan adalah pengaplikasian secara berulang-ulang untuk melindungi kulit secara maksimal. Jadi Anda tidak harus membeli tabir surya dengan SPF tinggi dan dengan harga mahal.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar