Sukses

Jangan Sering Lembur Kalau Tak Mau Kena Penyakit Jantung

Sering lembur dapat membuat seseorang kelelahan. Namun, apakah ini juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

Klikdokter.com, Jakarta Meningkatnya tuntutan pekerjaan tak jarang membuat seseorang harus lembur. Namun hati-hati, bila lembur dilakukan setiap hari, ada beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi. Salah satunya penyakit jantung.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal, mempelajari hubungan antara penyakit jantung dan peningkatan jam kerja pada pegawai negeri di Inggris.

Hasilnya menunjukkan, orang yang bekerja 10–11 jam setiap hari berisiko terkena penyakit jantung hingga 60% lebih tinggi, dibandingkan yang bekerja 7–8 jam per hari.

Para peneliti menyampaikan, terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan temuan ini. Pertama, seseorang yang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja akan lebih jarang berolahraga, bersantai, dan relaksasi.

Selanjutnya, mereka cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi. Seseorang yang lebih mengutamakan karier juga biasanya lebih agresif dan mudah terusik. Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dapat memastikan hubungan antara peningkatan jam kerja dan penyakit jantung.

Temuan dari penelitian ini juga mengingatkan akan pentingnya memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan. Untuk itu, para pakar menyarankan beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan di tempat kerja agar tubuh tetap bugar.

Misalnya, dengan melakukan olahraga ringan di kantor, menggunakan tangga sebagai pengganti lift, atau mengganti snack atau kudapan yang berlemak dengan buah-buahan. Selain itu, beristirahatlah dengan cukup setelah lembur atau bekerja seharian.

Jika Anda memang terpaksa kerja lembur, beberapa kiat sederhana di atas bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, performa Anda juga bisa lebih optimal. Dengan demikian, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar