Sukses

Masih Muda, Mengapa Selena Gomez Bisa Gagal Ginjal?

Selena Gomez, penyanyi muda asal Amerika Serikat, baru saja menjalani operasi transplantasi ginjal. Apa yang terjadi dengan ginjalnya?

Klikdokter.com, Jakarta Selena Gomez, penyanyi asal Amerika Serikat, baru saja membuat geger banyak orang. Dia mengunggah foto di media sosial dengan keterangan bahwa dirinya sedang melakukan salah satu tahapan dari prosedur operasi transplantasi ginjal. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, apa yang terjadi pada ginjalnya?

Menurut pengakuan Selena Gomez, dirinya harus melakukan transplantasi ginjal karena ada masalah pada organ ginjalnya. Masalah tersebut merupakan komplikasi penyakit lupus yang ia derita sejak beberapa tahun lalu. Lantas adakah hubungan penyakit lupus dengan masalah ginjal yang dialami oleh Selena Gomez?

Mengenali gejala lupus

Lupus adalah penyakit peradangan kronis yang terjadi saat sistem kekebalan atau imun tubuh bekerja secara salah, dengan menyerang jaringan atau organ tubuh sendiri (autoimmune). Peradangan tersebut dapat terjadi di berbagai organ tubuh, seperti persendian, kulit, ginjal, darah, jantung, hingga paru-paru. Beberapa tipe lupus, yaitu systemic lupus erythematosus (SLE), discoid lupus (cutaneous), drug-induced lupus, dan neonatal lupus.

Lupus sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya sering menyerupai penyakit lain. Namun, banyak kasus lupus yang menimbulkan gejala khas, yaitu ruam yang bentuknya menyerupai sayap kupu-kupu terbentang di kedua pipi.

Di samping itu, gejala dan tanda lupus akan muncul pada bagian tubuh tertentu yang diserang oleh sistem kekebalan tubuh, yang meliputi:

  • Nyeri, bengkak, dan kekakuan pada persendian.
  • Ruam berbentuk kupu-kupu sepanjang kedua pipi dan batang hidung.
  • Lesi kulit muncul saat terpapar matahari.
  • Perubahan warna pada jari tangan dan kaki saat terpapar udara dingin atau kondisi stres.
  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Kekeringan mata.
  • Sakit kepala, kebingungan, penurunan daya ingat.
  • Rasa mudah lelah.

Penyebab lupus

Penyebab lupus belum diketahui secara pasti, namun diduga dicetuskan oleh faktor keturunan dan kondisi lingkungan. Sinar matahari, infeksi, dan penggunaan obat tertentu (seperti anti kejang, penurun tekanan darah, dan antibiotik) dianggap dapat mencetuskan lupus pada orang yang memiliki faktor keturunan.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko lain seperti jenis kelamin (wanita lebih sering), usia (kerap terjadi pada orang usia 15-40 tahun), dan ras (Afrika-Amerika, Hispanik, dan Asia).

Komplikasi lupus tergantung pada organ tubuh mana yang diserang oleh sistem kekebalan tubuh. Seperti pada kasus Selena Gomez, organ ginjal yang menjadi sasaran. Ketika ginjal diserang, fungsinya dalam mengeluarkan racun dari dalam tubuh langsung terganggu dan hal ini sangat membahayakan tubuh.

Jika didiamkan, lama-kelamaan bisa terjadi tahapan gagal ginjal. Gejala yang bisa muncul berupa gatal-gatal di seluruh tubuh, mual, muntah, dan bengkak di kaki (edema tungkai). Komplikasi lain seperti infeksi, kanker, kematian jaringan tulang, dan sulit hamil juga bisa saja terjadi.

Penanganan penyakit lupus

Terapi pada lupus bergantung pada gejala dan tanda yang muncul pada tubuh. Ada beberapa obat pilihan yang umumnya digunakan dokter untuk terapi penyakit lupus, seperti anti radang non-steroid, antimalaria, kortikosteroid, dan penekan kekebalan tubuh (immunosuppressants).

Ketika terapi obat di atas sudah tidak efektif, dokter akan melakukan tindakan operasi yang disesuaikan dengan kondisi pasien, seperti pada Selena Gomez.

Demikian penjelasan mengapa di usia yang sangat muda, Selena Gomez telah melakukan transplantasi ginjal karena masalah gagal ginjal yang dialaminya. Belajar dari peristiwa ini, Anda harus menjaga kesehatan tubuh sejak dini. Sebab, penyakit tidak memandang umur, jenis kelamin, ataupun ras.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar