Sukses

Mengapa Orang Mudah Marah?

Orang yang mudah marah umumnya memiliki toleransi yang rendah terhadap frustrasi, kejengkelan dan kerepotan kehidupan sehari-hari.

Klikdokter.com, Jakarta Kemarahan bisa disebabkan oleh peristiwa eksternal dan internal, atau disebabkan oleh kekhawatiran untuk menyelesaikan suatu masalah. Mereka yang mudah marah adalah orang-orang yang enggan mengalami ketidaknyamanan, dan terganggu karena dikoreksi atas kesalahan kecil yang dilakukannya.

Lantas, apa saja faktor yang membuat orang menjadi cepat marah?

  1. Latar belakang keluarga

    Keluarga mempunyai peran penting dalam kemarahan. Biasanya, orang yang mudah marah berasal dari keluarga yang kacau dan tidak terampil dalam menjalin komunikasi.

    Selain itu, kemarahan mungkin juga bisa berasal dari gen. Beberapa anak yang mudah tersinggung dan marah dapat dikenali sejak usia dini. Mereka yang mempunyai sifat pemarah biasanya karena ada anggota keluarganya yang juga mempunyai sifat yang sama.

  2. Sifat otoritatif

    Orang-orang yang mudah marah terkadang memiliki rasa kedudukan yang lebih tinggi ketimbang orang lain. Mereka ingin menjadi otoritas dalam masalah apapun. Apabila mereka tidak diperlakukan sebagaimana yang mereka harapkan, hal ini akan membuatnya semakin marah.

  3. Rasa lapar

    Kelaparan bisa mendorong seseorang menjadi cepat marah. Tidak seperti organ dan jaringan tubuh lainnya yang dapat menggunakan stok nutrisi lain untuk bisa tetap bekerja, otak sangat bergantung pada glukosa agar bisa melakukan tugasnya dengan optimal.

    Otak yang kekurangan glukosa akan kesulitan untuk mengontrol gejala amarah. Serangan lapar akut memicu pelepasan hormon stres serotonin, yang membuat Anda akan semakin sulit untuk mengontrol amarah dan emosi.

  4. Sindrom pra menstruasi (PMS)

    Kemarahan pada wanita terjadi karena tidak seimbangnya hormon seperti estrogen dan progesteron. Sehingga, wanita menjadi lebih mudah marah tanpa alasan yang jelas.

    Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, mood wanita bisa berubah selama dua minggu terakhir siklus menstruasi atau dua minggu sebelum menstruasi.

  5. Obat tidur

    Obat-obat tidur seperti benzodiazepin bekerja dengan memperlambat berbagai fungsi otak. Dengan pengurangan beberapa fungsi, obat tidur ini bisa menambah kemarahan seseorang.

  6. Hipertiroidisme

    Hipertiroidisme terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Kondisi ini biasanya banyak dialami para wanita.

    Pasalnya, hormon tiroid memengaruhi sistem metabolisme, hal ini tentunya akan meningkatkan kegelisahan dan kesulitan untuk berkonsentrasi. Tiroid yang terlalu aktif dapat menjadi alasan mengapa Anda mudah marah.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan seseorang mudah marah. Ingatlah, marah tidak akan memperbaiki kondisi apapun serta tidak membuat kehidupan Anda lebih baik. Justru orang di sekitar akan menjauhi Anda. Jadi, berpikirlah berkali-kali sebelum melampiaskan kemarahan Anda.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar