Sukses

Amankah Melahirkan dengan Metode Lotus Birth?

Apakah melahirkan dengan metode lotus birth aman bagi ibu dan bayi?

Klikdokter.com, Jakarta Lotus birth adalah suatu metode melahirkan yang banyak diminati para ibu belakangan ini. Proses melahirkan dalam metode lotus birth dilakukan dengan membiarkan plasenta atau ari-ari tetap menempel pada bayi tanpa dilakukan pemotongan tali pusat. Tali pusat dibiarkan kering hingga puput dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Hal tersebut berbeda dengan persalinan normal yang sudah umum dilakukan. Pada persalinan dengan metode yang sudah umum, plasenta bayi biasanya akan langsung diklem dan dipotong beberapa menit setelah bayi lahir. Setelah itu, plasenta dikubur.

Dalam dunia medis, metode lotus birth masih menjadi kontroversi sebab belum adanya literatur yang cukup membuktikan apakah metode ini berbahaya atau tidak.

Metode lotus birth sendiri dipercaya memiliki manfaat bagi bayi terutama pada sistem kekebalan tubuh, mencegah kekurangan darah dan zat besi, serta mempererat hubungan ibu dan anak. Namun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal ini, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Sebaliknya, berikut ini beberapa bahaya, yang sudah sering dibuktikan secara medis, yang dapat terjadi ketika bayi menjalani lotus birth:

  1. Risiko infeksi

    Plasenta yang masih terhubung dengan bayi tentu berisiko mengalami pembusukan dan infeksi setelah beberapa hari didiamkan. Hal ini dapat menimbulkan reaksi serupa pada bayi serta menimbun banyak bakteri yang bisa berbahaya bagi sekitarnya.

  2. Risiko perdarahan

    Ibu yang menjalani lotus birth harus sangat berhati-hati ketika menyusui anak, memandikan, atau menggendong anak. Jika tidak berhati-hati, tali pusat dapat tidak sengaja tertarik, serta menimbulkan luka dan perdarahan.

  3. Risiko kuning

    Plasenta banyak mengandung darah ibu. Namun ketika berada di luar tubuh ibu, plasenta tidak menghasilkan darah atau antibodi lagi. Tali pusat justru harus segera diklem untuk mencegah bayi menjadi kuning karena bilirubin (senyawa hasil metabolisme hati) yang tinggi.

Jadi, itulah beberapa bahaya di balik melahirkan dengan metode lotus birth, yang memang masih menjadi kontroversi. Jika khawatir akan beberapa risiko di atas, Anda disarankan menghindari metode lotus birth terlebih dahulu hingga penelitian secara medis mulai banyak dikembangkan.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar