Sukses

Pastikan Kondisi Anak Sehat Sebelum Imunisasi MR

Pemerintah mengimbau kepada orang tua untuk memastikan kondisi anaknya sehat sebelum dilakukan imunisasi MR.

Klikdokter.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sedang melakukan pemberian vaksin campak dan rubella (MR) untuk anak di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda harus memastikan bahwa anak dalam keadaan sehat saat menerima vaksin.

“Pastikan anak tidak demam, tidak sedang batuk flu, tidak ada gejala-gejala lain,” ujar kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, M Subuh seperti dikutip Liputan6.com.

Dalam pelaksanaannya tenaga medis melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum menyuntikkan vaksin, papar Subuh. Hal itu menjadi jaminan bahwa vaksin yang diberikan tidak asal suntik.

Imunisasi adalah tindakan medis. Pada saat anak diberikan imunisasi adalah pelayanan individu. Dalam ranah pelayanan medis sebelum melakukan sesuatu harus ada pengamatan secara umum," tuturnya.

Sedangkan menurut ahli neurologi anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Irawan Magunatmadja mengatakan, kriteria anak sehat adalah anak yang dalam satu-dua minggu sebelum pemberian vaksin tidak sakit.

"Jika anak memang sakit waktu imunisasi bisa ditunda. Misalnya anak baru kena cacar air, sebaiknya tunda. Tunggu hingga paling tidak dua minggu pasca-anak sembuh,” katanya.

Fase pertama pemberian vaksin campak dan rubella (MR) ini sedang dilakukan pada Agustus-September 2017. Saat ini pemberian vaksin tengah dilakukan di pulau Jawa.

Sejauh ini, dari 13.475.438 anak sudah mendapatkan imunisasi MR sampai dengan 13 Agustus 2017, ada delapan laporan yang masuk ke Komite Nasional Pengakajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas PP KIPI). Laporan tersebut berkaitan dengan kondisi yang dialami anak setelah menerima vaksin.

"Sampai hari ini ada delapan laporan. Di antaranya anak di Demak yang mengalami kesulitan berjalan, lalu ada yang kejang, dan kehilangan kesadaran," kata Ketua Komnas PP KIPI, Hindra Irawan Satari di kantor Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta pada Selasa (15/8/2017).

Laporan itu datang dari beberapa kota yang berbeda di antaranya, Banten ada tiga laporan, Jawa Tengah ada satu laporan, Jakarta dua laporan, dan Jawa Barat dua laporan. Yang paling menarik perhatian adalah kelumpuhan yang dialami oleh seorang anak bernama Niken, seorang siswi asal Demak, Jawa Tengah.

Ia menambahkan, anak yang telah menerima vaksin MR mengalami demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat bekas suntikan dan setelah imunisasi kondisi itu akan menghilang dalam 2-3 hari. Namun, jika keluhan tersebut semakin berat, dia meminta para orangtua untuk segera melaporkan ke puskesmas, dokter, atau sekolah.

Cegah penyakit campak dan kecacatan bawaan akibat rubella dengan melakukan imunisasi MR. Hal yang terpenting, pastikan anak Anda dalam kondisi sehat sebelum menerima imunisasi MR. Baca artikel serupa di sini

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar