Sukses

Gejala dan Penyebab Anak Terserang Virus Rubella

Rubella berbeda dengan campak. Rubella adalah penyakit yang ditularkan oleh virus rubella dengan gejala sebagai berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Anda pernah mendapati tubuh anak ruam dan demam? Awalnya, Anda mungkin mengira bahwa kondisi tersebut merupakan gejala campak. Namun, hati-hati, keadaan tersebut bisa jadi merupakan gejala infeksi rubella alias campak Jerman.

Rubella berbeda dengan campak. Rubella adalah penyakit yang ditularkan oleh virus rubella. Penyakit ini sering menyerang anak. Sementara campak (Measles) merupakan penyakit infeksi virus yang mudah menular melalui batuk dan bersin.

Menurut situs Health Line, virus rubella sangat mudah dan cepat menular. Seseorang bisa terkena rubella jika menyentuh mulut, hidung, mata, atau bekas lendir atau cairan dari orang yang terinfeksi rubella. Anda mungkin juga bisa terkena rubella melalui berbagi makanan atau minuman dengan seseorang yang terinfeksi rubella.

Gejala infeksi rubella

Gejala infeksi rubella sebenarnya terbilang ringan, yaitu demam ringan, nyeri tenggorokan, sakit kepala, sesak napas dan pilek, mata merah, serta ruam merah yang dimulai dari wajah dan menyebar ke lengan serta kaki dengan cepat. Umumnya, gejala infeksi rubella yang ditunjukkan memang tidak terlalu signifikan dan sulit untuk dikenali.

Tanda-tanda dan gejala dari infeksi rubella biasanya muncul antara dua atau tiga minggu setelah terpapar virus. Gejala yang ditimbulkan biasanya akan bertahan selama 2-3 hari.

Infeksi rubella juga bisa terjadi pada ibu hamil dan menular ke janin melalui plasenta. Rubella pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan juga kelainan pada bayi baru lahir.

Biasanya, komplikasi dari penyakit rubella 70 persen adalah artritis atau nyeri sendi. Sedangkan pada bayi biasanya terdapat kelainan jantung, pengelihatan dan pendengaran, gangguan kognitif, gangguan hati, dan limpa.

Infeksi virus rubella sebenarnya dapat diminimalisir, bahkan dicegah dengan memberikan vaksin Measles Rubella (MR) kepada anak. Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengampanyekan imunisasi tersebut untuk menekan angka anak terpapar virus rubella.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar