Sukses

Ini Manfaat Kesehatan Menjadi Seorang Introver

Memiliki kepribadian introver ternyata membawa sederet manfaat kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Menjadi seorang introver tidak melulu soal berdiam diri dan menghabiskan waktu di tengah kesunyian. Ternyata kepribadian yang identik dengan kebiasaan menyendiri ini berhubungan erat dengan manfaat kesehatan tertentu.

Inilah sederet manfaat sehat menjadi seorang introver:

  1. Terhindar dari obesitas

    Alih-alih menghabiskan waktu berjam-jam di sebuah restoran bersama teman, seorang introver merasa dunianya lebih baik dinikmati dalam sebuah kamar tertutup. Kebiasaan inilah yang akhirnya menyelamatkan seorang introver dari risiko kelebihan berat badan alias obesitas.

    Sebuah penelitian yang dilakukan periset Cornell Food and Brand Lab menemukan perbedaan antara seorang introver dan ekstrover dalam meyajikan makanan.

    Penelitian itu meminta mereka untuk menuangkan sereal untuk sarapan ke dalam sebuah mangkuk. Hasilnya, seorang introver menuangkan 33% lebih sedikit sereal dibandingkan dengan seorang ekstrover. Hal ini karena ekstrover menuangkan sereal berdasarkan ukuran dari mangkuk yang tersedia. Sementara introver mengisi mangkuk sesuai dengan tingkat kelaparan dan kebutuhan terhadap sereal.

    Seperti diketahui, kelebihan berat badan bisa menjadi pemicu berbagai macam penyakit berbahaya. Karena itu, dengan risiko obesitas yang kecil, seorang introver lebih terjaga kesehatannya.

  2. Tidur malam yang berkualitas

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam scientific journal Sleep menyebutkan bahwa seorang introver cenderung memiliki waktu tidur malam yang lebih panjang.

    Hal itu berbanding terbalik dengan soerang ekstrover. Sebab orang dengan kepribadian ekstrover cenderung memiliki aktivitas sosial yang lebih padat, sehingga memiliki waktu tidur yang lebih sedikit.

  3. Berpikir lebih dalam

    Sebuah studi menunjukkan bahwa seorang introver merupakan orang yang biasanya memiliki kemampuan berpikir lebih tajam dan dalam. Karena kepribadian ini memiliki lebih banyak aktivitas di daerah otak yang memproses informasi, membuat makna dan pemecahan masalah.

Sejumlah penelitian memberikan bukti bahwa introver lebih baik dalam bidang akademik dan lebih sering ditunjuk untuk mewakili hal-hal tertentu, yang berhubungan dengan rasa penguasaan atau kepercayaan akan kemampuan seseorang.

Nah, menjadi seorang introver tidak selamanya buruk. Karena itu, bersyukurlah bila Anda adalah seseorang yang memiliki kepribadian unik ini.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar