Sukses

3 Tanda Anda Terjebak Friendzone dengan Si Dia

Anda dan si dia sedang terjebak di dalam friendzone atau hubungan yang tak pernah lebih dari sekadar teman? Ini dampak psikologisnya.

Klikdokter.com, Jakarta Friendzone adalah hubungan di antara pria dan wanita yang tak pernah lebih dari sekadar teman. Umumnya, salah satu pihak menyimpan perasaan ingin lebih dari seorang teman, tetapi tak punya keberanian untuk mengutarakannya karena takut kehilangan bila perasaannya bertepuk sebelah tangan.

Anda pernah atau sedang mengalami hubungan yang seperti itu? Bila hubungan seperti itu dipertahankan, adakah dampak psikologisnya?

Menurut dosen senior psikologi University of Queensland, Dr Matt Bambling, friendzone adalah sebuah konstruksi yang samar. Seseorang cenderung menciptakan keadaannya sendiri dengan orang lain yang terlibat friendzone dengannya. “Mengubah sesuatu dari yang nyata menjadi tidak nyata,” katanya.

Friendzone merupakan satu tanda bahwa Anda merupakan orang yang tidak memiliki rasa percaya yang tinggi. Akhirnya Anda terbiasa menjadi orang yang selalu menyimpan sesuatu di balik apa yang sedang Anda jalani. Friendzone ada kaitannya dengan kondisi emosional seseorang.

“Tentu ada orang, yang karena ketidakmampuan emosional dan selalu merasa tidak aman, memilih untuk masuk ke dalam friendzone. Mereka merasa tidak aman dan yakin mereka akan ditolak, sehingga mereka memilih untuk tetap menjadi teman,” ujar Matt.

1 dari 2 halaman

Apa Sih Friendzone

Lebih lanjut, Matt menilai, friendzone bisa juga merupakan strategi yang dilakukan seseorang untuk tetap berada di sekitar orang yang dia sukai. Sebenarnya ada beberapa tanda seseorang terjebak di dalam hubungan friendzone dengan lawan jenis, beberapa di antaranya yaitu:

  1. Orang yang Anda suka selalu membicarakan orang lain

    Ini bisa menjadi satu tanda bahwa orang yang tengah Anda perjuangkan, hanya menganggap Anda sebagai teman. Meski Anda telah mencoba untuk selalu memperhatikan dirinya, dia justru membicarakan orang lain. Tak jarang, dia malah mengait-ngaitkan bahkan menjodohkan Anda dengan orang lain.

    Jika Anda merasa tidak nyaman dengan hal itu, Anda harus mengatakan kepada dia untuk tidak membahas orang-orang lain di luar hubungan kalian. Sarankan agar kalian membahas hal lain yang lebih ringan.

  2. Tidak ada waktu untuk berdua

    Sebagai orang yang menyukainya, Anda selalu ingin menghabiskan waktu berdua dengan dia. Alih-alih menghabiskan waktu berdua, Anda justru selalu mendapati dia yang kerap mengajak orang lain untuk bergabung. Ini merupakan tanda besar bahwa dia hanya menganggap Anda sebagai teman.

  3. Kode yang meleset

    Anda sudah cukup sering memberikan dirinya ‘kode’ bahwa Anda ingin lebih dari sekadar teman. Tapi nyatanya, kode-kode yang Anda berikan malah meleset dan tidak dipahami oleh dia.

    Jika demikian, Anda harus menerima kenyataan bahwa Anda hanya dianggap teman oleh dia. Anda harus segera bangkit dan melupakan rasa suka tersebut daripada mengasihani diri sendiri. Anda berhak untuk mendapatkan cinta yang lain yang lebih menghargai keberadaan Anda.

Nah, demikian tadi beberapa tanda seseorang sedang terjebak di dalam hubungan friendzone dengan lawan jenis. Untuk membaca artikel sejenis, Anda bisa membukanya di sini.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar