Sukses

Minuman Kemasan Mengandung Virus HIV, Hoaks atau Fakta?

Belum lama ini beredar pesan berantai yang mengatakan minuman kemasan mengandung virus HIV. Temukan faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Anda pernah mendapat pesan berantai mengenai adanya virus HIV yang dimasukkan ke dalam minuman kemasan impor? Jangan panik. Hingga saat ini, berita tersebut tidak dapat dibuktikan secara medis kebenarannya.

HIV itu sendiri merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menggunakan sel tubuhnya sendiri untuk memproduksi kembali dirinya. Penularannya tidak semudah itu, bisa lewat perantara minuman maupun makanan.

Virus HIV hanya dapat ditularkan melalui cairan tubuh penderita. Seperti cairan semen, darah, sekresi vagina atau serviks (leher rahim) dan air susu.

Cairan tubuh penderita HIV akan menginfeksi tubuh orang lain dengan cara penularan sebagai berikut:
• Kontak langsung dengan selaput lendir (lapisan anus, vagina, penis dan mulut) saat berhubungan seksual.
• Kontak dengan jaringan kulit yang terluka.
• Penggunaan jarum suntik bersama dengan penderita HIV seperti saat melakukan tindakan tatoo kulit dan tindik atau berbagi jarum suntik pengguna narkotika.
• Transfusi darah.
• Proses melahirkan alami melalui vagina dan menyusui.

Sampai saat ini tidak ada bukti penelitian yang mendukung penularan virus HIV melalui alat makan, makanan, minuman, kolam renang, nyamuk atau serangga. Selain itu, virus HIV tidak dapat bertahan hidup lama di luar tubuh penderita.

Faktor yang menentukan virus dapat bertahan di luar tubuh adalah cairan tubuh perantara virus tersebut, jumlah cairan tubuh penderita HIV, suhu ruangan, kadar keasaman media perantara dan paparan sinar matahari, dan kelembapan ruangan tersebut.

Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan kabar minuman kemasan mengandung virus HIV selama Anda menerapkan pola hidup sehat. Hindari seks bebas, gunakan kondom, dan tidak berganti pasangan.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar