Sukses

Saat Polusi Udara Mengancam, Air Purifier Bisa Menyelamatkan Anda

Di tengah polusi udara yang semakin menjadi-jadi, air purifier dapat menjadi salah satu solusi untuk memulihkan paru-paru Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Hidup di kota besar, tak terkecuali Jakarta, membuat orang ‘akrab’ dengan polusi udara.

Menurut penelitian, tingkat polusi udara di Jakarta bahkan sudah mencapai level 45 μg/m3, atau lebih dari empat kali batas yang ditentukan oleh World Health Organization. Penelitian juga mengungkap, sebanyak 70% pencemaran udara disebabkan kendaraan bermotor.

Namun, polusi udara tidak hanya terjadi di luar ruangan, tetapi juga di dalam ruangan. Ya, Anda juga terancam di dalam rumah sendiri. Bahkan udara di dalam ruangan bisa dua sampai lima kali lebih tercemar dari udara luar.

Mengetahui fakta tersebut, Anda mungkin langsung membayangkan apa yang terjadi jika seseorang terus-menerus terpapar polusi udara. Baik itu di luar ruangan maupun dalam ruangan.

Risiko terkena penyakit tentu akan meningkat, misalnya paru-paru. Jika Anda sudah memiliki alergi atau asma, kondisi juga dapat semakin memburuk.

Untuk menghindari kondisi-kondisi fatal tersebut, sudah banyak orang yang menggunakan air purifier di rumah ataupun kantor. Mungkin Anda salah satunya.

Dalam peluncuran produk air purifier Honeywell Air Touch® (Rabu, 17 Mei 2017), Alex Pollack selaku President Director Honeywell Indonesia mengatakan, “Air purifier dapat menyaring dan mengunci polusi udara sehingga efektif membersihkan udara. Ini tentunya baik untuk kesehatan, serta membantu mereka yang memiliki alergi dan asma.”

Air purifier Honeywell Air Touch® yang ramah energi ini memiliki desain drawer type yang unik. Anda akan lebih mudah untuk melepas dan mengganti penyaring udaranya.

Penggunaannya bisa hingga 3.000 jam, bergantung pada pemakaian dan kualitas udara. Dilengkapi juga dengan indikator yang akan memberitahu pengguna, kapan penggantian filter perlu dilakukan.

Tingkat kualitas udara ditampilkan di panel LED, dengan bantalan sentuh untuk memudahkan pengendalian. Materialnya pun tahan api serta mampu memurnikan 3 m³ hanya dalam 15 menit.

Solusi Selain Air Purifier

Sebenarnya, apa saja polutan berbahaya yang berada di dalam ruangan?

“Penggunaan obat nyamuk elektrik maupun alat-alat elektronik lain yang mengeluarkan asap dapat masuk hitungan, apalagi jika tidak digunakan secara tepat. Aktivitas merokok di dalam rumah juga berpengaruh, karena asap akan menempel di tubuh perokok dan berpotensi membahayakan orang-orang di sekitarnya,” kata dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), pada acara yang sama.

Ia juga menambahkan, selain dengan air purifier, mengatur ventilasi udara dalam ruangan dan membiasakan pola hidup sehat juga penting untuk mencegah efek buruk polusi udara.

Bukalah jendela rumah sesering mungkin agar terjadi pergantian udara. Jika perlu, gunakan jendela yang dilengkapi kasa sebagai penyaring debu. Mengonsumsi makanan-makanan bergizi seimbang juga penting agar daya tubuh meningkat.

Anda memang tidak dapat melindungi diri sepenuhnya dari polusi udara yang terjadi di luar ruangan. Namun, Anda dapat mengontrol kualitas udara di lingkungan terdekat Anda, seperti rumah dan kantor. Salah satunya dengan penggunaan air purifier.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar