Sukses

Vaksin HPV Tak Hanya untuk Perempuan, Laki-laki Juga Perlu

Vaksin HPV tak hanya mencegah kanker serviks. Karena itu vaksin HPV tak hanya diperlukan perempuan tetapi juga laki-laki.

Klikdokter.com, Jakarta Vaksin Human Papilloma Virus (HPV) terbukti secara medis bisa mencegah kanker serviks. Di Indonesia, vaksin HPV dianjurkan untuk perempuan mulai usia sembilan tahun.

Di DKI Jakarta, siswi kelas 5 SD berhak mendapatkan vaksin HPV secara cuma-cuma. Namun ternyata vaksin ini tak hanya untuk perempuan, laki-laki juga memerlukannya.

Mengapa demikian? Sebab infeksi virus HPV tak hanya menyebabkan kanker serviks tetapi juga kanker anus, mulut, tenggorokan, dan penis, serta penyakit menular seksual yaitu kondiloma akuminata.

Semua hal tersebut dapat dialami perempuan dan laki-laki. Karena itu vaksin HPV juga dibutuhkan laki-laki. Demikian diungkapkan Otis Webb Brawley, MD., MACP., dalam acara simposium the Role of Internist in Cancer Management (ROICAM) kelima, pada 7 April 2017.

Lebih lanjut, pimpinan American Cancer Society ini menjelaskan bahwa di negara maju seperti Amerika, vaksin HPV sudah mulai diberikan pada anak laki-laki berusia 11- 12 tahun sesuai rekomendasi dari Center of Disease Control and Prevention (CDC). Sama halnya dengan anak perempuan, vaksin ini diberikan dua kali dengan jarak 6- 12 bulan.

Vaksin HPV yang diberikan pada laki-laki usia remaja mampu memberikan proteksi lebih dari 90 persen terhadap infeksi HPV seumur hidup. Secara umum, efek samping vaksinasi HPV jarang terjadi. Namun bengkak pada lokasi suntikan, demam ringan, atau sakit kepala bisa dirasakan pada hari pertama hingga hari kelima setelah imunisasi.

Sayangnya, vaksin HPV gratis untuk laki-laki belum menjadi program pemerintah, baik di Indonesia maupun banyak negara lain di dunia. Padahal menurut Otis, bila 80 persen penduduk di suatu wilayah sudah menjalani vaksinasi ini, maka seluruh penduduk dalam wilayah tersebut akan terlindungi dari infeksi HPV.

Jadi vaksin HPV juga bermanfaat bagi laki-laki. Orangtua yang memiliki anak remaja laki-laki sebaiknya mempertimbangkan untuk memberikan vaksin ini kepada anak laki-lakinya.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar