Sukses

Dari Pangku Laptop Hingga Alkohol, Inilah 5 Perusak Sperma

Tidak disangka, ternyata sperma bisa rusak gara-gara lima kondisi ini.

Klikdokter.com, Jakarta Sperma adalah modal utama pria untuk bisa mendapatkan keturunan. Karena itu, menjaganya tetap dalam kondisi baik dan prima adalah hal wajib. Tapi siapa sangka, kondisi-kondisi tidak terduga ini bisa merusak sperma, hingga akhirnya menyebabkan gangguan kesuburan.

Kenali lima kondisi yang paling sering menjadi pemicu rusaknya sperma:

  1. Kebiasaan merokok

    Rokok mengandung 4000 zat kimia, yang berdampak buruk bagi sperma dan tubuh secara menyeluruh. European Association of Urology menyebutkan, kebiasaan merokok berhubungan dengan rendahnya jumlah, kemampuan gerak, dan bentuk sperma, hingga gangguan kesuburan (infertilitas). Umumnya, kondisi ini terjadi pada perokok tingkat sedang dan berat.

  2. Konsumsi alkohol

    Tidak hanya merusak organ dalam tubuh, alkohol juga bisa merusak sperma. Sebab alkohol memiliki pengaruh pada hormon pria, sehingga proses pembentukan dan pematangan sperma menjadi terganggu. Dalam waktu lama, kondisi ini akan berujung pada impotensi (disfungsi ereksi), hingga gangguan kesuburan.

  3. Memangku laptop

    Memangku laptop akan meningkatkan suhu area kemaluan hingga 2,8oC. Sementara, peningkatan 1oC saja di area tersebut dapat menekan pembentukan sperma. Jadi, kebiasaan ini dapat menyebabkan sperma rusak atau gagal terbentuk.

  4. Sering memakai celana dalam ketat

    Penelitian menunjukkan bahwa pria yang sering memakai celana dalam ketat memiliki kualitas sperma yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak. Ini karena penggunaan celana tersebut dapat meningkatkan suhu area kemaluan dan memicu lingkungan yang tidak ideal untuk pembentukan sperma.

  5. Kelebihan berat badan

    Pria dengan indeks massa tubuh (IMT) tinggi memiliki kadar hormon testosteron yang rendah. Padahal, hormon ini berperan penting dalam pembentukan dan pematangan sperma. Inilah mengapa pria yang obesitas akan memiliki jumlah sperma yang sedikit dan mengalami gangguan kesuburan.

Mulai saat ini, sebaiknya hindari kondisi-kondisi di atas sekarang juga. Anda tidak ingin sperma rusak hingga akhirnya mengalami gangguan kesuburan, bukan?
(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar