Sukses

Pemakaian Deodorant Bisa Picu Kanker Payudara?

Konon, sering mencukur bulu ketiak ditambah pemakaian deodorant berisiko terhadap penyakit kanker payudara. Cek faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Aroma tak sedap yang menguar dari tubuh –termasuk ketiak, sering menimbulkan masalah. Bila sudah begini, deodorant biasanya menjadi penyelamat agar bau badan tak lagi menjadi gangguan. Sayangnya, ada mitos yang menyebutkan deodorant bisa memicu kanker Payudara.

Banyak informasi yang memberitakan bahwa deodorant mengandung zat- zat berbahaya yang dapat meresap lewat kulit. Misalnya melalui luka terbuka akibat proses bercukur. Konon hal inilah yang akan menyebabkan kanker.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Cancer melibatkan 437 penyintas kanker payudara dengan kebiasaan rutin mencukur bulu ketiak dan menggunakan deodorant. Penderita yang melakukannya sejak sebelum usia 16 tahun terdiagnosis kanker payudara lebih cepat dibandingkan dengan yang memulainya lebih telat.

Namun hasil penelitian yang dimuat Journal of the National Cancer Institute membuktikan sebaliknya. Hasil penelitian tersebut menemukan tidak ada hubungan antara penggunaan deodorant pada ketiak dengan peningkatan risiko kanker payudara pada wanita. Penelitian tersebut melibatkan 813 wanita yang mengidap kanker payudara dan 793 wanita yang tidak memiliki riwayat kanker payudara.

Selain itu, penelitian lain dilakukan pada tahun 2006 dan dipublikasikan di Eastern Mediterranean Health Journal. Penelitian dilakukan pada 54 wanita dengan kanker payudara dan 50 wanita tanpa kanker payudara. Hasilnya, tidak ditemukan adanya korelasi antara penggunaan deodorant dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Hingga saat ini memang masih banyak pro dan kontra mengenai hubungan antara penggunaan deodorant dan peningkatan risiko kanker payudara. Untuk itu, diperlukan adanya studi lebih lanjut. Namun yang jelas, risiko kanker payudara meningkat dengan adanya riwayat dalam keluarga dan gaya hidup tidak sehat.

(DA/ RH)

3 Komentar