Sukses

Bintang Star Wars Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Carrie Fisher sang emeran Princess Leia pada film Star Wars meninggal pada usia 60 tahun. Serangan jantung diyakini menjadi penyebab utamanya.

Carrie Fisher tutup usia pada 27 Desember 2016 lalu. Bagi Anda penggemar film Star Wars, tentu sudah tak asing lagi dengan pemeran Princess Leia ini.

Sang aktris diberitakan meninggal dunia karena serangan jantung. Seperti yang dilansir oleh situs dailymail.co.uk, serangan jantung yang dialami Fisher diduga disebabkan karena ketergantungannya selama bertahun-tahun pada narkoba jenis mariyuana dan kokain.

Menurut American Heart Association, orang yang mengonsumsi kokain akan mengalami penyempitan pembuluh darah, sehingga aliran darah dan oksigen ke jantung akan berkurang. Kondisi ini akan membuat jantung ‘berusaha’ memompa darah lebih kuat dan mengakibatkan pembesaran jantung.

Jika berlangsung terus-menerus, maka dapat terjadi henti jantung seperti yang dialami oleh Fisher. Bahkan, meski orang tersebut telah berhenti mengonsumsi kokain, kokain tetap dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah

Walaupun mengaku tak mengonsumsi alkohol, Fisher diberitakan juga mengonsumsi narkoba lain yakni LSD. Ia mengaku bahwa ketergantungannya pada LSD dimulai sejak usia 21 tahun.

Bagaimana pengaruh LSD pada tubuh? LSD dapat menyebabkan pembesaran pupil mata, meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, tremor, badan gemetar, berkeringat, susah tidur, dan penurunan nafsu makan.

Pengguna narkoba, meski masih berusia 20 atau 30 tahunan, sangat berisiko tinggi mengalami serangan jantung. Seperti pada kasus Fisher, kokain dapat menyebabkan serangan jantung mendadak karena kerusakan otot jantung serta gangguan aliran darah ke jantung.

Penyalahgunaan narkoba memang membawa banyak keburukan bagi tubuh, dimulai dari adiksi hingga kematian. Selamat jalan, Carrie Fisher. May the Force be with you.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar