Sukses

Kolesterol dan Trigliserida Tinggi? Awas Diabetes!

Kolesterol dan trigliserida yang tinggi dapat berujung pada diabetes di kemudian hari. Namun, seberapa besar risiko terjadinya penyakit tersebut? Cari tahu di sini.

Nani, seorang karyawati perusahaan swasta, terkejut saat melihat hasil pemeriksaan check up rutin tahunan di perusahaannya. Pasalnya, hasil pemeriksaan tersebut menyebutkan bahwa ia memiliki kadar kolesterol dan trigliserida darah di atas normal.

Kondisi Nani menunjukan bahwa dirinya berisiko menderita penyakit diabetes di kemudian hari. Namun, seberapa besar risikonya?

Perlu diketahui, seseorang dapat dikatakan memiliki kadar lemak darah yang tidak normal jika terjadi peningkatan kadar kolesterol total dan kadar kolesterol jahat (LDL), serta mengalami penurunan kolesterol baik (HDL) dan/atau peningkatan kadar trigliserida. Keadaan ini disebut dengan istilah dislipidemia.

Dalam dunia medis, terdapat sebuah kumpulan penyakit yang disebut dengan sindrom metabolik. Beberapa keadaan yang termasuk di dalamnya adalah diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, dan dislipidemia. Penyakit-penyakit tersebut memiliki keterkaitan antara satu sama lain. Dalam jangka panjang, sindrom metabolik ini dapat menyebabkan berbagai penyakit. Sebut saja penyakit jantung koroner, stroke, penyakit ginjal, dan penyakit kronis lainnya.

Penelitian di Jepang menyebutkan bahwa orang dengan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi (dislipidemia) memilik risiko 2 kali lipat untuk mengalami penyakit diabetes dalam kurun waktu 5 tahun.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki kadar kolesterol dan trigliserida tinggi, layaknya Nani pada ilustrasi di atas, sebaiknya kontrolah kadar kolesterol dan trigliserida Anda agar kembali ke dalam batas normal.  Berkonsultasilah dengan dokter mengenai cara tepat mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida Anda. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari  diabetes dan sindrom metabolik lainnya.

(NB)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar