Sukses

Jumlah Gula Harian yang Boleh Dikonsumsi Anak

Apakah anak Anda gemar mengonsumsi permen, minuman manis, atau makanan yang mengandung gula? Jika ya, waspadalah!

Apakah anak Anda gemar mengonsumsi permen, minuman manis, atau makanan yang mengandung gula? Jika ya, waspadalah. Kondisi ini bisa memicu anak mengidap sugar rush.

Sugar rush merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya hiperaktivitas dan penurunan pemusatan perhatian untuk durasi yang singkat, yang dapat timbul bila asupan gula seseorang melebihi batas yang disarankan. Maksud dari istilah ‘gula’ di sini dapat berupa komponen gula yang terdapat secara alami –seperti pada madu dan jus buah– atau komponen gula yang ditambahkan sebagai pemanis pada produk makanan atau minuman tertentu.

Permen, cokelat, minuman ringan, es krim, dan minuman kemasan merupakan beberapa sumber asupan gula yang umum dikonsumsi oleh anak. Asupan produk-produk dengan komponen gula yang ditambahkan sebagai pemanis ini sebaiknya dibatasi. Sebagai pengganti, asupan gula yang lebih bermanfaat untuk anak secara umum adalah gula yang terdapat secara alami pada makanan dan minuman tertentu –seperti susu, buah-buahan, dan madu.

Para pakar dari American Heart Association menyarankan bahwa asupan gula tambahan dapat dibatasi hingga 3 sampai 4 sendok teh setiap harinya untuk anak di bawah usia 8 tahun. Sedangkan untuk anak di atas usia 8 tahun dan remaja adalah 5 sampai 8 sendok teh setiap harinya. Sebagai penakar, separuh kaleng minuman bersoda umumnya mengandung gula tambahan sebanyak 5 sendok teh.

Dalam mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, sangat disarankan untuk mencermati kandungan gula yang terdapat di dalamnya. Terkadang, makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi umumnya juga memiliki kalori tinggi dengan sedikit komponen bernutrisi lainnya. Konsumsi berlebihan dari produk-produk tersebut dapat mengakibatkan asupan kalori berlebihan, yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan dan obesitas. Selain itu, asupan gula yang berlebihan juga dikaitkan dengan diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan gigi berlubang.

Dengan banyaknya pilihan makanan yang tersedia, menentukan asupan gula yang baik untuk anak memang gampang-gampang susah. Mengetahui sumber komponen gula yang baik serta kandungan gula yang dibutuhkan diharapkan dapat mempermudah orangtua untuk memilih jenis makanan yang baik untuk anak.

(NB)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar