Sukses

Atasi Luka Bakar pada Anak dengan Cara Ini

Tak jarang, luka bakar terjadi pada Si Kecil ketika ia sedang mengeksplorasi dunianya. Ketika hal ini terjadi, orangtua dapat membantu mengatasi luka bakar pada Si Kecil dengan cara berikut ini.

Luka bakar sering terjadi pada anak, terutama di lingkungan rumah. Rasa ingin tahunya yang besar menjadikan Si Kecil sering kali tidak tahu bahwa di balik aktivitas eksplorasinya ada bahaya yang membayangi.

Sebagai orangtua, penting bagi kita untuk senantiasa mengawasi kegiatan anak agar ia selalu aman dan jauh dari bahaya. Namun apabila luka bakar terlanjur terjadi, apa yang harus dilakukan?

Pertama, dalam menangani luka bakar penting untuk mengetahui tingkat keparahan luka bakar tersebut. Pengetahuan ini penting agar dapat membedakan apakah luka tersebut membutuhkan penanganan segera di rumah sakit atau bisa dirawat di rumah. 

Luka bakar yang bisa ditangani sendiri di rumah adalah jenis luka bakar yang ringan, warna luka yang kemerahan, dengan atau tanpa disertai gelembung atau bullae. Apabila luka bakar disertai dengan gelembung atau bullae, dan dasar kulitnya berwarna putih, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan langsung ke dokter untuk evaluasi. Namun jangan khawatir, untuk selanjutnya luka bakar derajat sedang ini dapat dirawat di rumah.

Di luar itu, luka bakar yang mengenai alat kelamin, sendi utama tubuh, telapak tangan dan kaki, daerah wajah, serta adanya kecurigaan panas yang terhirup ke saluran pernapasan atau pencernaan tergolong ke dalam jenis luka bakar berat dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

Pada luka bakar derajat ringan, penyembuhan luka biasanya berlangsung kurang lebih 6 hari. Kesempurnaan penyembuhan luka ini sangat dipengaruhi oleh benar tidaknya penanganan awal, serta perawatan selama proses penyembuhan. Oleh karena itu, penting untuk menangani luka bakar dengan tepat dan benar sehingga luka bakar yang dialami Si Kecil tidak meninggalkan bekas yang bermakna.

Untuk menangani luka bakar yang ringan pada Si Kecil, lakukan langkah berikut ini:

  1. Jangan panik dan segera jauhkan anak dari sumber panas.
  2. Bebaskan area yang terkena luka bakar dari kain atau pakaian yang melapisi.
  3. Segera dinginkan bagian tubuh yang mengalami luka bakar dengan air mengalir selama 10-20 menit. Jangan gunakan air es ataupun bahan-bahan lainnya, seperti odol, kecap, ataupun mentega. Bahan- bahan ini dapat mengontaminasi luka dan justru dapat menimbulkan infeksi pada luka bakar.
  4. Lakukan penilaian pada luka bakar. Bila luka bakar termasuk kategori ringan, maka pendinginan luka dapat dilanjutkan dengan menggunakan air mengalir selama 20 menit lagi. Namun bila ditemukan gelembung atau bullae, sebaiknya anak dibawa ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut
  5. Berikan salep pelembap, misalnya salep yang mengandung aloe vera, pada luka bakar yag tergolong ringan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Visuthikosol V .dkk dibuktikan bahwa gel yang mengandung aloe vera ini lebih cepat menyembuhkan luka bakar dibandingkan dengan salep yang mengandung pelembap.
  6. Lakukan perawatan luka secara terbuka, tidak perlu ditutup menggunakan kasa.
  7. Bila anak merasa sakit, berikan parasetamol sebagai antinyeri sesuai dosis yang dianjurkan.
  8. Pastikan selalu menjaga kebersihan daerah luka bakar untuk menghindari infeksi pada luka.

0 Komentar

Belum ada komentar