Sukses

Cegah Karies Gigi pada Anak dengan Teh Hijau

Karies gigi merupakan masalah rongga mulut yang sering kali terjadi pada anak. Konon, teh hijau dapat mencegah terjadinya karies gigi pada anak. Benarkah demikian? Berikut info medisnya.

Menjaga gigi anak tetap sehat bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, masa kanak-kanak merupakan masa yang paling rentan untuk terjadinya gigi berlubang, karena anak-anak pada umumnya masih malas untuk menyikat giginya. Apalagi jika ditambah dengan pola makan sehari-hari yang cenderung mengonsumsi makanan berkadar gula tinggi.

Sebut saja jajanan yang dijual di warung depan sekolah, aneka macam permen dan kudapan, hingga susu botol yang diminum sebagai pengantar tidur. Kesemuanya menjadi faktor yang berkontribusi untuk terjadinya karies (lubang gigi) pada anak.

Selain faktor di atas, karies gigi juga tak lepas dari peran bakteri. Bakteri patogen yang banyak ditemukan dalam plak gigi adalah Streptococcus mutans. Lingkungan mulut yang kotor dan banyak plak/sisa makanan akan semakin menyuburkan pertumbuhan bakteri ini.

Karenanya, menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah hal yang mutlak untuk mencegah karies gigi, penyebab gigi berlubang. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya hal ini adalah dengan menyikat gigi dengan baik dan benar, terutama sebelum tidur malam.

Cara lain untuk mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab karies adalah penggunaan obat kumur yang mengandung bahan aktif klorheksidin, yang banyak tersedia di pasaran. Klorheksidin terbukti dapat menghambat pembentukan plak, mengurangi radang gusi, dan mencegah karies gigi. Sayangnya, obat kumur ini memiliki kelemahan, yaitu rasanya yang tidak enak sehingga kurang disukai oleh anak-anak. Selain itu, klorheksidin juga memiliki efek samping dapat menyebabkan gigi berubah warna pada penggunaan jangka panjang.

Namun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, terdapat cara lain yang diyakini lebih aman untuk dilakukan guna mencegah terjadinya karies gigi pada anak, yaitu dengan minum teh.

Teh adalah minuman yang telah diketahui memiliki banyak khasiat sejak dahulu kala. Teh bermanfaat, di antaranya sebagai antioksidan, antimutagenik, antidiabetik, antiradang, serta memiliki sifat antibakteri. Maka banyak peneliti yang mencoba meneliti tentang penggunaan teh sebagai obat kumur alami – alternatif dari obat kumur kimiawi. Hasil dari penelitian tersebut membuktikan bahwa berkumur dengan teh hijau secara signifikan dapat menurunkan jumlah bakteri Streptococcus mutans, dengan hasil yang sebanding dengan obat kumur klorheksidin.

Terkait dengan manfaat teh hijau ini, Anda pun dapat mencobanya sendiri di rumah. Namun, teh hijau yang sebaiknya digunakan adalah teh hijau yang masih berupa daun teh dan bukan produk minuman yang sudah dikemas dalam botol.

Caranya pembuatannya sangat sederhana, cukup seduh daun teh dengan air hangat (bukan air mendidih) tanpa tambahan apapun. Larutan teh hijau ini dapat Anda gunakan untuk berkumur setelah penyikatan gigi, selama 30 detik. Karena terbuat dari bahan alami, larutan yang terbuat dari teh hijau ini aman untuk anak-anak.

Namun demikian, hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah untuk memeriksakan gigi anak Anda secara rutin ke dokter gigi agar apabila terdapat karies pada gigi anak hal ini dapat dideteksi sejak dini. Dan ingatlah, meski akan digantikan oleh gigi tetap, gigi susu pun tetap harus dirawat dan diupayakan semaksimal mungkin untuk bebas karies.

0 Komentar

Belum ada komentar