Sukses

Semut Jepang Dapat Sembuhkan Diabetes?

Kabar mengenai semut jepang dapat sembuhkan diabetes sedang banyak beredar. Sebenarnya, bagaimana tinjauan medis terkait semut jepang dapat sembuhkan diabetes ini? Berikut ulasannya.

Fenomena pengobatan dengan mengonsumsi semut jepang sedang merebak dan menjadi sorotan, terutama bagi mereka yang merasa jenuh dan putus asa dalam menghadapi penyakit kronik, seperti diabetes dan asam urat.

Penyakit diabetes dan asam urat memang termasuk penyakit kronik yang dapat membuat penderitanya merasa jenuh dan putus asa dalam mengonsumsi obat-obatan dan mengatur pola hidup.

Oleh karena itu, alternatif-alternatif pengobatan yang nampak menjanjikan, seperti konsumsi semut jepang, dapat membuat penderita penyakit kronis ini tertarik dan tidak ragu untuk mencoba.

Beberapa pihak mempercayai bahwa semut jepang yang dimakan dapat memiliki manfaat tersendiri, antara lain:

  1. Mengatur kadar kolesterol tubuh
  2. Mengobati penyakit jantung
  3. Mengatasi diabetes
  4. Mengatur tekanan darah tinggi
  5. Memberikan stamina

Dari berbagai sumber yang ada di dunia maya, terdapat penuturan yang berbeda-beda tentang nama ilmiah dari semut jepang yang dipercaya dapat di budidaya dan dapat menyembuhkan penyakit diabetes dan asam urat ini.

Berdasarkan informasi yang ada, ditemukan bahwa kemungkinan semut jepang yang dimaksud adalah Tenebrio molitor. Tenebrio molitor adalah semut jepang dengan kulit yang lebih keras, berkaki enam, dan memiliki sayap. Semut jepang ini dipercayai dapat bermanfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi.

Bagaimana tinjauan secara medis tentang semut jepang dan khasiatnya ini?

Untuk dapat mengetahui kebenaran suatu jenis terapi atau pengobatan terhadap suatu penyakit maka perlu dilakukan serangkaian penelitian yang menunjukkan bahwa pengobatan tersebut memang memberikan efek yang signifikan. Misalnya, untuk mengetahui apakah suatu bahan dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah maka perlu melalui tahap pengujian pada hewan, baru kemudian pada manusia melalui 4 tahap yang terdiri dari pengujian pada 10 orang, kemudian pada 20-100 orang, dilanjutkan ke 100-300 orang, dilanjutkan lagi 1000-2000 orang, dan terus dilanjutkan bahkan setelah bahan yang di uji tersebut dipasarkan secara luas.

Terkait dengan pengobatan menggunakan semut jepang, hingga saat ini belum ada penelitian dan laporan uji klinis yang dapat membenarkan khasiat dan manfaat semut jepang terhadap penyakit diabetes, penyakit jantung, penyakit asam urat, dan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Disamping itu, data-data yang menunjukkan cara kerja dan mekanisme bagaimana semut jepang dapat menurunkan tekanan darah tinggi, kadar gula darah, maupun kadar kolesterol juga belum ditemukan hingga saat ini.

Oleh karena itu, pengobatan menggunakan semut jepang ini merupakan suatu jenis metode pengobatan yang belum pasti karena belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Karenanya, dunia kesehatan pun masih belum dapat memastikan kebenaran dari khasiat semut jepang dalam menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes ataupun penyakit lainnya.

Kurangnya sumber yang dapat dipercaya kualitasnya dan juga belum adanya penelitian ilmiah medis untuk mendukung dan membuktikan bahwa semut jepang terbukti secara klinis dapat bermanfaat bagi kesehatan menjadi dasar bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih semut jepang, atau metode pengobatan jenis lainnya, untuk mengatasi suatu penyakit tertentu.

 

Sumber:

  1. Umscheid CA, Margolis DJ, Grossman CE. Key Concepts of Clinical Trials: A Narrative Review. HHS Public Access. Postgrad Med. 2011 Sep; 123(5): 194-204.
  2. U.S National Library of Medicine, NIH. Clinical Trial Phases.
  3. Seewoodhary J, Bain SC. Novel treatments for type 2 diabetes. The British Journal of General Practice. 2011 Jan 1; 61(582): 5-6.  

0 Komentar

Belum ada komentar